MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Krisis air tiap kemarau, Perumda Air Minum Kota Makassar beri solusi terbaik untuk daerah utara kota.
Maraknya pengaduan warga dan pelanggan yang merasakan minimnya pasokan air bersih yang mereka terima disetiap musim kemarau tiba. Di mana disebabkan debit air di sumber air baku Bendung Leko Pancing sebagai pemasok utama untuk Instalasi Pengolahan Air (IPA) 2 Panaikang dan IPA 3 Antang volumenya terus menurun drastis bahkan boleh dikatakan aliran sungainya mengering.
Sebagaimana diketahui IPA II dan III merupakan instalasi yang memproduksi dan mendistribusikan air ke utara dan timur kota yang meliputi 8 Kecamatan yakni Tallo, Ujung Tanah, Bontoala, Wajo, Makassar, Manggala, Tamalanrea, dan Biringkanaya.
Berkaca pada pengalaman musim kemarau yang telah dilalui dan sementara terjadi saat ini, Perumda Air Minum Kota Makassar telah melakukan kajian dan merencanakan untuk mengatasi kesulitan air bersih yang dirasakan masyarakat yakni dengan pemasangan jalur pipa baru yang menghubungkan antara pipa dari Jalan Sultan Alauddin Pa’baeng-baeng ke Jalan Bawakaraeng.
Beni Iskandar selaku Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, menyampaikan bahwa solusi pengambilan air dari selatan kota ini merupakan solusi jangka pendek untuk menutupi defisit air di musim kemarau.
“Kita sudah melakukan kajian dan telah merencanakan koneksi pipa di Jalur Distribusi Utama (JDU) Alauddin sampai Bawakaraeng dan Insya Allah tahun depan sudah mulai dikerjakan dan diusahakan selesai juga di tahun 2025 mendatang,” ungkap Beni Iskandar, Kamis 17 Oktober 2024.
















