Home / Sulsel

Rabu, 21 Mei 2025 - 09:46 WIB

Disdik Sulsel Resmi Tetapkan Empat Sekolah Unggulan di Kota Makassar

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan resmi menetapkan 4 (empat) sekolah sebagai sekolah unggulan, yaitu SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, dan SMAN 17 Makassar.

Berbeda dengan sekolah reguler, sekolah unggulan hanya menerima siswa baru melalui jalur Tes Potensi Akademik (TPA).

Jalur ini menggantikan seluruh skema lain seperti domisili, afirmasi, maupun perpindahan orang tua.

“Jadi tidak ada lagi jalur domisili atau afirmasi untuk empat sekolah ini. Semuanya hanya nilai rapor dan TPA. Itulah nilai bobotnya,” kata Muliayama Tanjung, Ketua Tim Teknis Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), Selasa 20 Mei 2025.

Pelaksanaan TPA telah digelar secara serentak pada 17-19 Mei 2025 dan diikuti oleh total 189.800 calon murid dari seluruh Sulawesi Selatan.

Baca Juga:  Salat Tarawih di Bontonompo, Bupati Adnan Disambut Antusias Warga Setempat

Lanjut Muliayama mengatakan, nilai TPA ini akan diakumulasi dengan rata-rata nilai rapor siswa dari kelas I hingga kelas III SMP untuk menentukan peringkat kelulusan.

Adapun daya tampung masing-masing sekolah unggulan telah ditentukan. Yaitu, SMAN 1 Makassar akan menerima 396 siswa untuk 11 rombongan belajar (rombel), SMAN 2 Makassar menyiapkan 360 kursi dalam 10 rombel, SMAN 5 Makassar memiliki kuota 432 siswa dalam 12 rombel, dan SMAN 17 Makassar menerima 360 siswa untuk 10 rombel.

Bagi siswa yang lolos seleksi berdasarkan ranking nilai gabungan TPA dan rapor, pendaftaran akan dibuka pada 26-28 Mei 2025.

Selain itu, untuk masalah teknis dalam TPA,
Muliayama mengungkapkan bahwa, meski secara umum berjalan lancar, pelaksanaan TPA tahun ini tidak sepenuhnya bebas dari kendala.

Baca Juga:  Target Terbaik Nasional, TPAKD Sulsel Akan Dibentuk Hingga Desa dan Kelurahan

Dinas Pendidikan Sulsel menemukan sejumlah permasalahan teknis saat tes berlangsung. Sebagian besar terjadi pada calon murid yang mengikuti tes menggunakan ponsel pribadi.

Muliayama juga menyebut terdapat sekitar 300 peserta yang tidak menjawab satu pun soal dengan benar. Artinya skornya nol.

Sementara itu, sekitar 700 peserta mengalami kendala teknis, seperti memori ponsel penuh, jaringan tidak stabil, atau tidak menekan tombol selesai setelah mengerjakan soal, yang menyebabkan jawaban mereka tidak tersimpan di sistem.

“Ada juga yang mengira aplikasinya akan logout sendiri setelah menjawab, padahal harus menekan tombol selesai. Jadi jawabannya tidak terbaca sistem,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan, Wali Kota Munafri Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin

Sulsel

Hari Lahir Pancasila, Munafri-Aliyah Ajak Warga Makassar Hidupkan Nilai Kebangsaan

Sulsel

Dharma Menjaga Perdamaian Dunia, Munafri Serukan Kolaborasi Lintas Agama di Makassar

Makassar

Jelang Konferensi PWI Sulsel, MEDIA SINERGI GROUP Konsolidasi di Makassar

Sulsel

Wali Kota Munafri: MHM 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM

Makassar

Konferensi PWI Sulsel Forum Konsolidasi Organisasi

PWI

Amrullah Nomor 1, Suwardi Thahir Nomor 2

Sulsel

BSI KCP Sengkang Sudirman Hadirkan Layanan Terbatas dan Weekend Banking: Solusi Mudah Transaksi di Hari Libur