Home / Sulsel

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:29 WIB

Fase Pertama Aman Lulus dari Stunting, Program NPS Kini Jangkau Lebih Banyak Keluarga di Makassar

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Upaya menekan angka stunting di Kota Makassar kembali diperkuat melalui kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Makassar, dan PT. Nusantara Infrastructure Tbk Group dan RS Hermina Makassar, serta Rumah Zakat

Instansi ini resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait penanganan stunting, Jumat 12 Desember 2025, di Kantor Balai Kota Makassar.

Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama untuk pelaksanaan Program Nusantara Peduli Stunting (NPS) Fase II.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Direktur Utama PT. Nusantara Infrastructure Tbk, M. Ramdani Basri.

Kegiatan ini turut disaksikan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, serta Kepala Bagian Kerja Sama, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap langkah percepatan penurunan stunting di Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menuturkan, kerja sama ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Makassar untuk memperkuat intervensi layanan kesehatan, edukasi gizi, serta dukungan lintas sektor, khususnya melalui keterlibatan dunia usaha.

“Kolaborasi dengan PT. Nusantara Infrastructure, kamiharapkan mampu memperluas jangkauan program dan menghadirkan dampak nyata bagi keluarga berisiko stunting di tingkat kelurahan,” ujarnya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menekan angka stunting melalui intervensi menyeluruh dan kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga:  Polsek Pitumpanua Grebek Salah-satu Bengkel di Tobarakka, Satu Orang Diamankan

Dalam kesempatan tersebut, Munafri mengungkapkan bahwa angka stunting di Makassar pada periode awal sebelum intervensi masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan daerah lain.

Ia menilai karakteristik wilayah perkotaan, dengan beragam persoalan sosial dan kondisi masyarakat yang bervariasi, membutuhkan pendekatan penanganan yang lebih kuat dan tepat sasaran.

“Sebelum dilakukan intervensi, angka stunting di Kota Makassar relatif tinggi. Kita sadar bahwa daerah perkotaan dengan segala persoalan sosial di dalamnya memang membutuhkan intervensi yang kuat untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.

Wali Kota Makassar, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan PT. Nusantara Infrastructure melalui program CSR yang dinilai memberikan kontribusi signifikan terhadap keberhasilan penurunan stunting tahun ini.

“Kehadiran Nusantara Infrastructure melalui pola CSR ini benar-benar memberikan manfaat. Terbukti tahun ini kita mengalami penurunan stunting hingga 4 persen, berkat komitmen bersama,” kata Munafri.

Ia menekankan bahwa penanganan stunting bukan hanya sebatas pencapaian angka statistik, namun berkaitan langsung dengan masa depan generasi bangsa.

Menurutnya, di tengah pesatnya pembangunan kota, masih banyak keluarga yang membutuhkan dukungan untuk dapat membesarkan dan mendidik anak dengan baik.

Baca Juga:  Dua Minggu Terakhir, Bertambah 97 Kasus Covid 19 di Bantaeng

“Ini bukan sekadar angka-angka. Ini menyangkut regenerasi bangsa ke depan. Masih banyak saudara-saudara kita yang tertinggal dan memerlukan perhatian lebih,” tegasnya.

Munafri juga mengajak seluruh instansi dan pihak swasta untuk terus memperkuat kolaborasi. Ia menyebut bahwa penanganan stunting adalah pekerjaan yang tidak mudah, tetapi hanya dapat berhasil bila dilakukan bersama.

Selain itu, Wali Kota menjelaskan kepada jajaran terkait dan pihak PT. Nusantara Infrastructure bahwa Pemkot Makassar, kini mulai melakukan penyisiran lebih detail terhadap kondisi bayi dan balita di setiap wilayah.

Termasuk memetakan faktor lingkungan yang memengaruhi tumbuh kembang anak.

“Kami sangat detail memperhatikan perkembangan ini, dari hari ke hari, minggu ke minggu, dan bulan ke bulan. Data ini terus kita olah untuk melihat hasil intervensi yang diberikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Appi, kemudian mengapresiasi hasil program Nusantara Infrastructure pada fase pertama, di mana seluruh penerima manfaat berhasil keluar dari kategori stunting.

“Ini sangat menggembirakan dan menjadi apresiasi besar dari Pemkot Makassar,” tuturnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kekeringan Meluas, BPBD Makassar Kerahkan 25 Armada Salurkan Air ke 26888 Kepala Keluarga

SOPPENG

Satlantas Polres Soppeng Bagikan Sembako dan Air Minum Rangkaian HUT ke 71 Lalu Lintas

ENREKANG

Kadis Dikbud Enrekang Lepas Kontingen GSI ke Tingkat Provinsi

Makassar

Kursi Menkeu Berganti, Rakyat Menunggu Bukti

PINRANG

Pemkab Pinrang mendukung Pemprov Sulawesi Selatan Mengamankan Distribusi BBM dan LPG Bersubsidi

Sulsel

Komisi B DPRD Makassar Apresiasi Kesiapan PDAM Hadapi Kemarau Panjang

Sulsel

Munafri Minta Pertamina Segera Pulihkan Kondisi BBM, Masyarakat Perlu Segera Beraktivitas Normal

Sulsel

Munafri Suarakan Kepentingan Ojol, Usul Relaksasi di Aturan Ganjil Genap Saat Pengisian di SPBU