Home / SOPPENG / Sulsel

Senin, 16 Maret 2026 - 17:23 WIB

Bupati Soppeng: Harga Gabah Petani Harus Sesuai HPP

Digelar, pertemuan koordinasi SERGAP MT 2025-2026.

Digelar, pertemuan koordinasi SERGAP MT 2025-2026.

MEDIASINERGI.CO

SOPPENG – Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E memimpin pertemuan koordinasi dukungan Serap Gabah Petani (SERGAP) panen Musim Tanam (MT) Oktober 2025 – Maret 2026 di aula kantor Gadis, Senin 16 Maret 2026.

Pada kesempatan tersebut bupati tekankan harga gabah petani tetap berada pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per-kg. Program SERGAP bertujuan melindungi petani dari penurunan harga saat panen raya, memutus rantai distribusi panjang yang berpotensi menekan harga gabah ditingkat petani. Ditegaskan, tidak boleh ada potongan harga maupun kecurangan timbangan yang merugikan petani.

Bupati tekankan perlunya memperkuat koordinasi antara Bulog, Babinsa, Dinas TPHPKP, kelompok tani dan mitra penggilingan padi. Dukungan lintas sektor dalam pelaksanaan SERGAP dengan menyediakan data produksi secara akurat meliputi luas tanam, perkiraan panen, lokasi panen, estimasi produksi gabah. Tantangan pelaksanaan SERGAP potensi turunnya harga gabah saat panen raya, petani menjual gabah ke tengkulak karena pembayaran lebih cepat, keterbatasan kapasitas gudang Bulog serta kualitas gabah yang belum memenuhi standar.

Baca Juga:  Terima Hasil EPSS Tahun 2023, Ini Kata Wabup Pinrang

Diharapkan gabah petani terserap sesuai HPP dengan memperkuat koordinasi antara Dinas TPHPKP, Bulog, penyuluh pertanian dan Babinsa serta melakukan pendataan panen secara real time dan mendorong kelompok tani menjual gabah langsung ke Bulog.

Pasi Intel Kodim 1423 Soppeng Lettu Inf. Rusdi menyatakan TNI siap mendukung pemerintah dalam program ketahanan pangan. Keterlibatan TNI merupakan bagian dari tugas membantu pemerintah sesuai ketentuan undang-undang. Kepada mitra diingatkan  agar tidak melakukan kecurangan dalam penimbangan gabah.

Baca Juga:  Gubernur Bahtiar Paparkan Potensi Kelautan Sulsel pada Raker Kedaulatan Maritim

Pemimpin Cabang Bulog Soppeng Abd Halim Sarro menekankan akan memperketat administrasi penyerapan gabah yang harus disertai verifikasi dan tanda tangan PPL. Tanpa verifikasi PPL pembayaran gabah tidak akan diproses.

Pertemuan dihadiri Pj Sekda, Kelala Dinas TPHPKP, Pemimpin Cabang Perum Bulog, Camat, Ketua Perpadi, Danramil, koordinator BPP, PPL, Kepala Desa dan Lurah mitra Bulog serta Ketua Gapoktan se Kabupaten Soppeng. (mar)     

Share :

Baca Juga

Jakarta

Akselerasi Sistem Merit, Gubernur Zainal Paliwang Paparkan Pemetaan Talenta ASN Kaltara

Sulsel

BREAKING NEWS: 81 Kursi Bergeser Di Wajo, Andi Rosman: Jabatan Baru Harus Lahirkan Perubahan

Sulsel

Doa Bersama Setahun Tragedi DPRD Makassar, Munafri: Kehilangan Nyawa Korban Tak Akan Terlupakan

Sulsel

BREAKING NEWS: Hari Ini, Peta Birokrasi Wajo Berpotensi Berubah

Sulsel

BPK Sulsel Audit Kinerja PDAM Wajo, Bupati Andi Rosman Minta Jajaran Kooperatif

Sulsel

Setelah Bertemu Munafri, Pihak PLN Sulselrabar Janji Sistem Listrik Normal 5 September

Sulsel

Wujud Kepedulian Polri, Polres Wajo Bantu 12.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Maddukkelleng

Sulsel

Pendataan Perlinsos Digital Makassar Naik ke Peringkat 20, Sudah Jangkau 138 Ribu KK