MEDIASINERGI.CO
WAJO – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Wajo kembali melontarkan kritik keras terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Kabupaten Wajo. Organisasi mahasiswa tersebut menilai, berbagai aspirasi yang telah disampaikan sejak September 2025 belum mendapat tindak lanjut yang jelas.
Ketua PMII Cabang Wajo periode 2024-2025, Irfan, pada Jumat (1/5/2026), mengungkapkan sejumlah persoalan yang dinilai semakin memprihatinkan, terutama terkait tata kelola kota dan lingkungan. Ia menyebut, hingga kini belum terlihat langkah konkret dari para pemangku kebijakan dalam menindaklanjuti laporan maupun tuntutan yang diajukan.
Salah satu isu utama yang disoroti adalah kondisi Kota Sengkang yang dinilai semakin semrawut. PMII menyoroti maraknya pelanggaran parkir serta penggunaan trotoar dan badan jalan yang tidak sesuai peruntukan, sehingga berdampak pada kemacetan.
Irfan mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama instansi terkait untuk lebih tegas dalam melakukan penertiban. Ia juga menekankan pentingnya penegakan aturan tanpa intervensi pihak mana pun.
















