MEDIASINERGI.CO
MAKASSAR – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi jabatan di lingkup Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).
Rotasi itu mencakup Pejabat Utama (PJU), Wakil Direktur (Wadir), auditor, hingga jajaran Kapolres. Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335 s.d. ST/1341 tanggal 25 Juni 2026. Mutasi jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran struktural, pembinaan karier, serta peningkatan kinerja institusi.
“Rotasi jabatan adalah bagian dari pembinaan karier dan kebutuhan organisasi. Ini juga sebagai bentuk penyegaran agar kinerja personel semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Didik Supranoto dalam keterangannya, Jumat 26 Juni 2026.
Dalam rotasi tersebut, sejumlah posisi strategis di lingkup Polda Sulsel mengalami pergantian. Total pejabat yang mengalami mutasi sebanyak 30 personel, terdiri dari 5 Pejabat Utama, 3 Wakil Direktur, 13 Kapolres, dan 9 Perwira Menengah.
Pergeseran jabatan ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri.
Pada jajaran Wadir dan pejabat setingkat, AKBP Bagus Suryo Wibowo yang sebelumnya menjabat Kapolres Ogan Ilir Polda Sumatera Selatan dipercaya mengemban tugas baru sebagai Wadirres PPA dan PPO Polda Sulsel.
Jabatan Wadirreskrimum Polda Sulsel kini diisi AKBP Adnan Pandibu yang sebelumnya menjabat Kapolres Luwu. Sementara AKBP Zulkarnain, eks Kapolres Morowali Polda Sulawesi Tengah, dipercaya sebagai Wadirreskrimsus Polda Sulsel.
Di jajaran Samapta, AKBP Dedi Surya Dharma yang sebelumnya menjabat Kapolres Palopo mendapat promosi menjadi Wadirsamapta Polda Sulsel.
Sementara itu, AKBP Malpa Malacoppo yang sebelumnya menjabat Wadirintelkam Polda Sulsel dimutasi menjadi Agen Intelijen Kepolisian Madya Tk. III Baintelkam Polri.
Posisi Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Sulsel kini diisi AKBP Dodik Susianto yang sebelumnya menjabat Wadirreskrimsus Polda Sulsel, menggantikan Kombes Pol Budi Wahyono yang mendapat promosi sebagai Dirintelkam Polda Nusa Tenggara Barat.
















