Home / Sulsel

Sabtu, 5 September 2026 - 14:37 WIB

Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, Sumur Bor hingga Salat Istisqa Minta Hujan

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar tak hanya mengandalkan langkah teknis untuk menghadapi kemarau dan krisis air bersih.

Di tengah upaya menyalurkan bantuan air menggunakan mobil tangki ke puluhan titik dan mendorong penyediaan air melalui program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) sumur bor, Pemkot Makassar juga mengajak masyarakat menempuh ikhtiar spiritual.

Ribuan warga bersama jajaran Pemkot Makassar, tokoh agama, imam masjid, RT/RW, LPM hingga pekerja keagamaan melaksanakan Salat Istisqa atau salat meminta hujan secara berjamaah di Halaman Timur Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu 5 September 2026 pagi.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengatakan Salat Istisqa digelar sebagai bentuk penghambaan sekaligus ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun.

“Tujuan utama dari Salat Istisqa adalah memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan di wilayah yang mengalami kemarau panjang, termasuk Makassar, kekeringan atau krisis air bersih,” kata Syarief.

Baca Juga:  Komitmen Terhadap Zakat, Danny Pomanto Lantik 32 Orang UPZ Perusda Kota Makassar

Salat Istisqa tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Pemkot Makassar menghadapi kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin turut hadir dalam pelaksanaan salat tersebut. Imam Besar Masjid Al Markaz Al-Islami, Muammar Bakry, bertindak sebagai khatib, sementara Salat Istisqa dipimpin Hasan Basri sebagai imam.

Menurut Syarief, pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar, kolaborasi Pemkot Makassar dengan pengurus Masjid Al Markaz Al-Islami. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat.

“Kegiatan ini kami mengundang seluruh pengurus masjid, seluruh RT dan RW, LPM, termasuk seluruh imam masjid dan pekerja keagamaan,” tuturnya.

Baca Juga:  Rakor Pemkot Makassar, Pjs Wali Kota Tekankan Koordinasi dan Publikasi

“Pada prinsipnya, kita ketahui bersama bahwa kekeringan juga sedang melanda kita dan memang harus berusaha dan berikhtiar,” sambung mantan Kabag Protokol Pemkot Makassar itu.

Syarief menegaskan, ikhtiar tersebut tidak berarti pemerintah hanya menunggu hujan turun. Berbagai langkah penanganan krisis air tetap dilakukan untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat.

Sebelumnya, Pemkot Makassar telah menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki ke sekitar 50 titik yang terdampak kekeringan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan solusi jangka lebih panjang melalui program SPAM berbasis sumur bor untuk membantu masyarakat memperoleh akses air bersih.

“Ini salah satu bentuk penghambaan kita kepada Allah SWT. Ini bentuk usaha kita. Kita tidak pernah putus asa untuk tetap berusaha agar hujan di Makassar maupun seluruh Indonesia bisa segera turun,” harap Syarief.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Kemarau Panjang, Wali Kota Munafri Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz

Sulsel

Munafri Pacu Pemerataan Pembangunan di Pulau, Sekolah, Jalan, Dermaga hingga Transportasi Laut

Sulsel

Munafri Bawa Kepala OPD Menyeberang ke Pulau Sangkarrang, Janji Percepat Pembangunan di Pulau

Sulsel

Munafri Ingin Urban Farming Masjid Bin Baz Jadi Model Ketahanan Pangan Perkotaan

SOPPENG

Bupati Soppeng dan Wakil Bupati Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Mapolres

Sulsel

Pemkot Makassar dan BPJS Serahkan Santunan Ratusan Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan

Sulsel

Jalan Balaikota – Thamrin Jadi Proyek Percontohan Pedestrian Ramah Disabilitas di Makassar

Sulsel

Logo HUT ke-419 Makassar Disayembarakan, Desainer Lokal Adu Gagasan