Home / Sulsel

Sabtu, 5 September 2026 - 15:59 WIB

Kemarau Panjang, Wali Kota Makassar Bersama Warga Salat Istisqa di Al-Markaz

LINTASCELEBES.COM MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di halaman Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Salat Istisqa digelar mulai pukul 07.00 Wita sebagai ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang yang melanda Indonesia, termsuk Kota Makassar.

Dalam kesempatan tersebut, Imam Besar Masjid Al Markaz Al-Islami, Muammar Bakry, menjadi khatib sementara Salat Istisqa dipimpin Hasan Basri sebagai imam.

Kegiatan turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, Wakil Bupati Soppeng Lutfi Halide, Kabintaljarahdam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf. Nofid Arifin, serta para kepala lembaga dan instansi vertikal.

Munafri mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk penghambaan manusia kepada Allah SWT sekaligus ikhtiar spiritual menghadapi kondisi kekeringan yang terjadi saat ini.

“Kehadiran kita pada pagi hari ini adalah bentuk dari manifestasi penghambaan kita kepada Allah SWT. Hari ini kita hadir bersama-sama di halaman Masjid Al Markaz ini untuk memohon, meminta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, untuk menurunkan hujan,” ujarnya.

Munafri mengatakan musim kemarau yang berlangsung panjang telah berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah. Selain itu, ketersediaan air semakin menipis dan menimbulkan berbagai dampak,seperti pemadaman listrik bergilir.

Ia mengungkapkan prakiraan BMKG yang memperkirakan hujan turun pada akhir Oktober merupakan sebuah prediksi, sementara manusia tetap dapat berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT.

“Ini perkiraan. Tapi semua ada yang mengatur, dan hari ini kita hadir bersama-sama untuk meminta kepada Pengaturnya untuk menurunkan. Doa-doa kita menjadi cara yang terbaik untuk menyampaikan ini kepada Sang Pengatur, Sang Maha Kuasa, Allah SWT,” tuturnya.

Munafri yang akrab disapa Appi menyebut kondisi kekeringan tersebut juga telah membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengambil langkah penanganan kedaruratan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Pemkot Makassar terus melakukan penanganan secara langsung di wilayah yang mengalami kekeringan. Munafri bahkan turun langsung telah meninjau sejumlah lokasi dan memastikan kebutuhan air masyarakat mendapat intervensi pemerintah.

Lebih jauh, dibawah kepemimpinan Appi, Pemkot Makassar saat ini tengah melakukan upaya penanganan air bersih jangka panjang dengan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Munafri menyebut tahun ini Pemerintah melakulan penambahan sekitar 18 SPAM di sejumlah titik untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber air.

Sejalan dengan upaya itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan BPBD Kota Makassar terus dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di sekitar 50 hingga 60 titik setiap hari.

“Kita support dengan berbagai macam tahap. Baik melalui pembangunan SPAM, terus ada Dinas Pemadam, Dinas BPBD yang turun setiap hari hampir 50 sampai 60 titik untuk mendistribusi kebutuhan air,” jelasnya.

Tidak sampai disitu, Pemerintah juga mengintervensi sumber-sumber air yang masih tersedia di tengah masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Kami bantu untuk secepatnya memberikan mesin baru karena cuma satu mesin jalan 24 jam untuk cover dua RW. Ini kami coba cepat untuk mengintervensi hal-hal yang seperti ini,” katanya.

Appi menegaskan, pemerintah akan terus memaksimalkan berbagai sumber air yang masih tersedia agar distribusinya dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Di mana ada sumber-sumber air yang maksimal, langsung kita intervensi supaya kebutuhan air ini bisa terdistribusi dengan baik,” pungkasnya.(Sir)

Editor: Syafruddin Menroja

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Panen Prestasi, Kabupaten Wajo Raih Juara II Kirab Swasembada Pangan Tingkat Provinsi

Sulsel

Terima Audiens Danyon 432/Kostrad, Bupati Daeng Manye Bahas Latihan di Takalar

Sulsel

Munafri Ajak REI Susun Rasio Pembangunan Hunian dan Infrastruktur Dasar, Agar Warga Tak Jauh Sekolah

Sulsel

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Sulsel

Di Forum PBB, Wali Kota Munafri Perkenalkan Inovasi Hijau Makassar untuk Atasi Banjir

Sulsel

Sekda Pimpin Rapat Lintas Sektor, Pemkot Makassar Perkuat Penanganan Kabut Asap

Sulsel

6.000 Liter Air Bersih Disalurkan Polres Wajo untuk Warga Kampung Baru Desa Nepo

PINRANG

Bupati Pinrang Menyerahkan Secara Simbolis Bantuan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE)