“Kita akan sulap tempat itu menjadi tempat pembelajaran petani-petani kita. Kita juga lengkapi teknologi pertanian dan segala jenis tanaman di situ,” ungkapnya.
Lanjut Amran Mahmud, pertanian terpadu akan menjadi percontohan dan berharap 5 tahun ke depan, semua desa sudah ada pertanian terpadunya.
“Kalau nantinya pertanian terpadu dikerja secara maksimal dengan tekhnologi, Insya Allah hasil panen akan berlipat dua kali dari yang didapatkan bapak H Baharuddin. Dari 9,8 ton perhektar bisa menjadi dua kali lipatnya. Ini akan membuat para petani kita bangga menjadi seorang petani,” jelasnya.(Advertorial)
















