Seperti diketahui, dalam penyusunan APBD 2019, program-program pro rakyat yang digagas oleh Amran Mahmud, seperti pembangunan infrastruktur, Iuran BPJS gratis untuk seluruh rakyat Kabupaten Wajo, bea siswa untuk putra-putri berprestasi yang hendak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, belum termuat. Padahal, berdasarkan Permendagri 38 tahun 2018, program Bupati terpilih harus diperhatikan dalam proses penyusunan APBD.
Untuk mewujudkan Visi Misi itu dibutuhkan dana sebesar lebih kurang Rp153 milyar. Kebutuhan itulah yang kemudian mendorong pemerintah kabupaten melakukan penyesuian terhadap postur APBD yang akan diimplementasikan pada APBD perubahan yang akan datang.(Advertorial)

















