Dia mengharapkan agar melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat wajib pajak, karena tujuan utama dari pendapatan pajak adalah untuk kesejahteraan masyarakat Wajo.

“Kita butuh sinergitas bagaimana PAD bisa meningkat dengan mengedepankan 3 S serta meminta kepada Kelurahan yang ada di Kecamatan Tempe supaya memasukkan data otentik, akuntabel dan transparan,” tansdasnya.
Sementara Kepala Bapenda Ir. Armayani, dalam pengoperasian alat yang akan dipergunakan nantinya di Restoran, Bank SulSelBar yang menyediakan perangkatnya, sementara Bapenda yang sediakan data basenya.
“Rencana awal akan ada 10 alat yang akan dipasang di Restoran. Bapenda tidak bisa kerja sendiri, karna harus didukung oleh stakeholder, dan menyampaikan kalau Pajak Restoran bukan dibebankan kepada pengusaha tapi kepada mereka yang menikmati makanan di tempat tersebut, dan memberi mereka pengertian kalau pajak itu bukan merupakan suatu beban,” ungkapnya.(Advertorial)
Editor : Muh. Hamzah
















