Home / Advertorial / Sulsel / Wajo

Rabu, 22 Mei 2019 - 07:08 WIB

Bupati Wajo Launching Kawasan Pertanian Terpadu

MEDIASINERGI.CO WAJO — Bupati dan Wakil Bupati Wajo melaunching Kawasan Pertanian Terpadu di Uraiyan Kecamatan Majauleng, Selasa 21 Mei 2019.

Bupati Wajo Dr H Amran Mahmud, dalam sambutannya menyampaikan bahwa launching ini merupakan perjalanan 90 hari sejak kedatangan pertama ditempat tersebut.

“Kami sangat berharap tempat ini menjadi tempat belajarnya para petani petani dari seluruh desa desa di Kabupaten Wajo, sehingga lahan tidur bisa dijadikan kawasan seperti ini dan menjadi sumber pendapatan petani petani,” kata Amran Mahmud.

Baca Juga:  Diduga Ikut Nyabu Bersama AK, Pemilik Bengkel SR Diamankan Polsek Pitumpanua

Bupati Wajo mencontohkan kalau di Thailand para petaninya bangga menjadi Petani, karna penghasilannya besar. Sehingga dengan adanya Kawasan Pertanian Terpadu ini bisa menghasilkan sumber penghasilan, sehingga para petani nantinya bisa punya masa pensiun.

Baca Juga:  Lawan Corona, Kapolres Wajo Bagikan Sembako dan Masker kepada Tukang Bemor

“Kawasan ini tidak hanya akan menjadi tempat belajar para petani, tapi juga akan menjadi agro wisata sekaligus pilot project di Kabupaten Wajo,” terangnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

HUT ke-18 Partai Gerindra, Eric Horas Salurkan Bansos ke Warga Kategori Miskin Ekstrem

Sulsel

Wali Kota Munafri Komitmen Tingkatan Pelayanan Kesehatan dan Perlindungan Tenaga Kerja

Sulsel

Munafri Turun Langsung ke Manggala, Siapkan Langkah Antisipatif Cegah Banjir di Antang

Sulsel

Warga Kecamatan Makassar Keluhkan Soal Drainase, Rezki Akan Sampaikan Aspirasi Warga ke Dinas Terkait

Sulsel

Bersama Ketua TP PKK, Wali Kota Munafri Resmikan UKS SD Inpres Perumnas Antang III

Sulsel

Respon Aspirasi Warga, Wali Kota Munafri: Rp4 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Romang Tongayya

Sulsel

Reses Kedua di Kec Ujung Pandang dan Makassar, Eric Horas Dengarkan Aspirasi Warga

Daerah

Disdukcapil Pinrang Meraih Penghargaan Sebagai Unit Kerja Pelayanan Berpredikat Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi