Home / Advertorial / Sulsel / Wajo

Rabu, 22 Mei 2019 - 07:08 WIB

Bupati Wajo Launching Kawasan Pertanian Terpadu

Sementara Wakil Bupati Wajo H Amran SE menambahkan bahwa kegiatan ini, juga dalam rangka pemantapan Integted Farming System, yang menekankan bagaimana pertanian bisa terkelola dengan baik.

“Kita harus berpikir bagaimana mengembalikan kejayaan yang pernah ada di Wajo, utamanya menciptakan branding beras Wajo, Ini harus menjadi perhatian para penyuluh,” ungkapnya.

Baca Juga:  Penjabat Gubernur Sulsel Prof Zudan Bahas Persiapan Pilkada Serentak

Amran SE juga berharap, Kawasan Pertanian Terpadu bukan hanya ada di Uraiyan. Tapi petani setelah belajar di sini bisa mengemempletasikan ilmu yang didapatkan sehingga bisa menjadikan desa seperti Desa Uraiyan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Ir. Muhammad Ashar mengatakan kalau kawasan terpadu di Uraiyan ini merupakan kawasan pertanian terpadu dengan luas 10 Hektar. Dimana didalamnya terdiri dari cetak sawah, peternakan, perikanan , jalan tani keliling, serta berbagai jenis tanaman pangan, perkebunan, juga akan ada gedung pelatihan.(Advertorial).

Share :

Baca Juga

Sulsel

Jadi Narasumber, Bupati Daeng Manye Paparkan Destinasi Unggulan Takalar di Unhas TV

Sulsel

DPRD Makassar Dukung Penuh IGS 2026, Dinilai Buka Peluang Investasi dan Dongkrak Ekonomi

Sulsel

Wali Kota Munafri Promosikan Stadion Untia ke 28 Negara, Bidik Investasi Sport Tourism

Sulsel

Wali Kota Munafri Promosikan Potensi Investasi Makassar kepada 28 Negara Delegasi IGS 2026

Sulsel

Polres Wajo Gelar Upacara Ziarah Rombongan di TMP Empagae dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

Sulsel

Di Hadapan 41 Delegasi dari 28 Negara, Munafri Promosikan Potensi Makassar ke Duta Besar Dunia

Sulsel

Basdir Soroti Seleksi Kepala Sekolah, Minta Disdik Makassar Transparan

Makassar

Enam Program Studi FDK UIN Alauddin Makassar Raih Predikat Unggul