“Upaya ini dilakukan sebagai perwujudan bahwa pemerintah harus hadir dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat dan memunculkan daya saing,” ungkap H. Amiruddin.
Andil kepariwisataan itu, kata mantan Kepala BKPSDM ini adalah bagaimana pemerintah kolaborasi dengan ke 3 unsur, serta ini bisa nantinya menghadirkan 10.000 entrepreneur. Pasalnya indikasi dari kemapanan suatu daerah ditinjau dari sisi kepariwisataannya.
“Bupati dan Wakil Bupati Wajo mengharapkan Kabupaten Wajo bukan lagi sebagai persinggahan wisata, tapi sudah sebagai tempat kunjungan utama wisata atau destinasi wisata dalam dan luar negeri,” ujarnya.(Advertorial)

















