Home / Advertorial / Sulsel / Wajo

Selasa, 25 Juni 2019 - 20:59 WIB

DPRD Wajo Gelar Rapat Paripurna Terkait Jawaban Bupati Terhadap Pemandangan Umum 6 Fraksi

Dari Fraksi PAN kata Amran SE, meminta penjelasan atas beberapa item permasalahan terhadap Ranperda pasal 2 tentang laporan realisasi anggaran tahun 2018 dimana terdapat belanja jauh lebih tinggi daripada pendapatan.

“Hal itu disebabkan karena terdapat beberapa realisasi pendapatan yangtidak mencapai target yang telah ditetapkan. Diantaranya pendapatan retribusi daerah hanya terealissai 75 persen secara keseluruhan, Selain itu pendapatan Lain-lain PAD yang sah hanya terealisasi 79 persen, begitu juga pendapatan transfer secara keseluruhan terealissai mencapai 95,34 persen,” sebutnya.

Terkait dengan Fraksi Partai Gerakan Wajo Sejahtera yang mempertanyakan retribusi daerah yang hanya mampu terealisasi Rp11 milyar lebih dari target Rp14,7 milyar lebih dan item lain-lain PAD yang hanya mampu terealisasi Rp74 milyar lebih dari target Rp93 milyar lebih, Amran SE mengatakan, realisasipendapatan retribusi daerah yang tidak mencapai target yang dikelolah oleh SKPD terkait agar lebih optimal dalam menargetkan pendapatan sehingga realisasinya tervcapai sesuai dengan yang diharapkan.

Baca Juga:  Laksanakan Upgrading dan Raker, Ketum PP Hipermawa: Mari Kita Bersama Melangkah Berkarya dengan Produktif

Amran SE mengatakan Fraksi PDIP meminta kepada Pemda agar mengupayakan peningkatan sektor pertanian, karena Wajo memiliki 100 ribu hektar lebih luas ersawahan yang tersebar di 14. Dimana sektor pertanian berkontribusi besar terhadap pencapaian PDRB.

Sementara Fraksi Golkar kata dia, meminta Pemda agar program penanganan kesejahteraan haruslah kongkrit dan meyeluruh dari semua pihak, tidak hanya SKPD, namun juga kesadaran semua masyarakat khususnya pada bidang pemenuhan sandang pangan, kebutuhan pendidikan dan kesehatan, agar menjadi prioritas utama dalam porsi kebijakan anggaran.

Baca Juga:  Survei Kepuasan Pelanggan PDAM Makassar Meningkat, Beni Iskandar : Bukti Pengabdian Terus Mengalir

Untuk jawaban Fraksi PPP, Amran menjelaskan, pada tahun 2019 sampai triwulan ke 2, serapan anggaran masih rendah disebabkan salah-satunya pendapatan dana perimbangan khususnya dana alokasi khusus belum tersalurkan karena masih dalam proses administrasi mulai dari pelelangan sampai pelaporan paling lambat 21 Juli 2019.

Untuk PAD, lanjutnya, Pemda terus melakukan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi untuk mengoptimalkan PAD serta menertibkan pengelolaan sumber-sumber PAD.(Advertorial)

Share :

Baca Juga

Sulsel

HUT ke-18 Partai Gerindra, Eric Horas Salurkan Bansos ke Warga Kategori Miskin Ekstrem

Sulsel

Wali Kota Munafri Komitmen Tingkatan Pelayanan Kesehatan dan Perlindungan Tenaga Kerja

Sulsel

Munafri Turun Langsung ke Manggala, Siapkan Langkah Antisipatif Cegah Banjir di Antang

Sulsel

Warga Kecamatan Makassar Keluhkan Soal Drainase, Rezki Akan Sampaikan Aspirasi Warga ke Dinas Terkait

Sulsel

Bersama Ketua TP PKK, Wali Kota Munafri Resmikan UKS SD Inpres Perumnas Antang III

Sulsel

Respon Aspirasi Warga, Wali Kota Munafri: Rp4 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Romang Tongayya

Sulsel

Reses Kedua di Kec Ujung Pandang dan Makassar, Eric Horas Dengarkan Aspirasi Warga

Daerah

Disdukcapil Pinrang Meraih Penghargaan Sebagai Unit Kerja Pelayanan Berpredikat Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi