Home / Advertorial / Sulsel / Wajo

Jumat, 19 Juli 2019 - 23:08 WIB

Genjot IKM, Pemkab Wajo Kerjasama Bea Cukai Parepare

MEDIASINERGI.CO WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo bekerjasama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Type Madya Pabean (TMP) C Parepare mengelar sosialisasi ketentuan impor, ekspor, dan fasilitas Industri Kecil Menengah (IKM) Kamis 18 Juli 2019.

Sosialisasi dibuka langsung oleh Wakil Bupati Wajo, H. Amran SE, di ruang rapat pimpinan Kantor Bupati Wajo.

Baca Juga:  Firmansyah Perkesi Turun ke Lapangan, Pastikan Infrastruktur dan Bansos Lebih Tetap Sasaran

Kepala Dinas Perindustrian Kabupaten Wajo, Syarifuddin mengatakan Dinas Perindustrian dan Dinas terkait beserta Asosiasi Sutera telah melakukan langkah intens dengan menyiapkan kurang lebih 40 hektar penanaman murbei. Selain itu, juga telah mendatangkan telur ulat sutera dari China sebanyak 50 dos atas usaha maksimal Ketua Asosiasi Sutera bersama pelaku-pelaku usaha sutera yang ada di Kabupaten Wajo.

Baca Juga:  Ketua TP-PKK Wajo Hadiri HUT ke 45 PPNI di Lapmer

Dia menjelaskan, Pemkab Wajo sendiri terus memberikan dukungan kepada para pengusaha sutera dengan mengikutsertakan Asosiasi Sutera Wajo pada pameran persuteraan Tong Tong Fair di Belanda pada bulan Ramadhan kemarin.

Share :

Baca Juga

Sulsel

HUT ke-18 Partai Gerindra, Eric Horas Salurkan Bansos ke Warga Kategori Miskin Ekstrem

Sulsel

Wali Kota Munafri Komitmen Tingkatan Pelayanan Kesehatan dan Perlindungan Tenaga Kerja

Sulsel

Munafri Turun Langsung ke Manggala, Siapkan Langkah Antisipatif Cegah Banjir di Antang

Sulsel

Warga Kecamatan Makassar Keluhkan Soal Drainase, Rezki Akan Sampaikan Aspirasi Warga ke Dinas Terkait

Sulsel

Bersama Ketua TP PKK, Wali Kota Munafri Resmikan UKS SD Inpres Perumnas Antang III

Sulsel

Respon Aspirasi Warga, Wali Kota Munafri: Rp4 Miliar untuk Perbaikan Jalan di Romang Tongayya

Sulsel

Reses Kedua di Kec Ujung Pandang dan Makassar, Eric Horas Dengarkan Aspirasi Warga

Daerah

Disdukcapil Pinrang Meraih Penghargaan Sebagai Unit Kerja Pelayanan Berpredikat Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi