Home / Advertorial / Sulsel / Wajo

Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:25 WIB

Kembalikan Kejayaan Sutera, Pemprov Akan Backup Pemkab Wajo

MEDIASINERGI.CO WAJO — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan membackup Kabupaten Wajo dan Soppeng, untuk mengembalikan kejayaan sutera di Sulsel. Hal tersebut diungkapkan Nurdin Abdullah, saat acara Focus Group Disscussion (FGD), di Kantor Bupati Wajo, Selasa, 13 Agustus 2019.

Hadir pada Focus Group Discussion ini Bupati Wajo Dr. H.Amran Mahmud, S.Sos., M.Si, Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE, dari Kementerian Perindustrian, Kepala Kantor Bank Indonesia Makassar, perwakilan Pemerintah Soppeng, Kepala Dinas Perindustrian Sulsel, kepala Dinas Perindustrian Wajo, dan Perangkat Daerah Kabupaten Wajo, Perbankan di Wajo.

Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si pada kesempatan itu memaparkan bahwa dalam perkembangan Sutera di Wajo, hampir di 14 Kecamatan, utamanya yang ada di Sabbangparu kemudian berkembang di daerah Tanasitolo, Gilireng serta Wajo bagian utara, sehingga perkembangan persuteraan mulai dari hulu sampai ke hilir dan cukup berkembangkan di Wajo.

Baca Juga:  Apresiasi Kinerja Bapenda, DPRD Makassar Targetkan PAD Tahun 2026 Rp2,4 Triliun

Pada kesempatan itu Amran Mahmu mengaku kalau tantangan persuteraan di Wajo diantaranya belum tertatanya dengan baik sistem pemasaran produk Sutera, utamanya dalam pemasaran ke luar daerah dan pulau Jawa hingga menimbulkan persaingan yang kurang sehat.

Selain itu, juga belum maksimalnya upaya dalam perlindungan hak cipta, utamanya kreasi desain dan hak cipta yang tentunya berakibat merugikan pengrajin atau pengusaha yang berorientasi pada bidang tersebut.

Baca Juga:  Hari ke Tiga Retreat di Magelang, Munafri Arifuddin Terima Pembekalan dari Menteri Keuangan RI

“Masih ditemui kesulitan dalam mendapatkan bahan baku benang sutra yang berkualitas tinggi, utamanya benang produksi lokal, sehingga memerlukan pembinaan ke depannya bahkan upaya ke depan minimal supaya bisa menghasilkan indukan sendiri,” ungkapnya.

Sementara Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Dr. Ir. Nurdin Abdullah, M.Agr mengaku sangat prihatin terhadap beberapa komoditas keunggulan Sulsel, seperti sutera yang sudah terdegradasi. Apalagi pasar sutera di Jawa membutuhkan pasokan benang dari Sulsel yang cukup besar.

“Selama ini kita belum mampu memenuhi kebutuhan pasar,” ujar Prof. Dr. Ir. Nurdin Abdullah.

Share :

Baca Juga

HALO POLISI

Satlantas Polres Wajo Intensifkan Pengamanan dan Pengaturan Lalin Saat Sholat Jumat Masjid Raya Sengkang

SOPPENG

Rangkaian HBP ke 62, Rutan Kelas IIB Watansoppeng Gelar Donor Darah

PWI

Panitia Konferprov PWI Sulsel Gelar Rapat Evaluasi Agenda Kegiatan

PINRANG

Wabup Pinrang Menerima Audiensi Unit Pelaksana Teknis KKN Unhas di Ruang Kerjanya

Sulsel

Evaluasi OPD, Munafri: Triwulan I Penentu Arah, Jangan Salah Langkah di Awal

Sulsel

Munafri – Aliyah Tekankan Sinkronisasi Perencanaan SKPD, Perkuat Kinerja Pembangunan

ENREKANG

BAZNAS Enrekang Pindah, Eks Kantor Bupati Jadi Lokasi Baru

Sulsel

Wali Kota Munafri Tolak Pengadaan Kendaraan Baru, Pilih Gunakan Randis Lama Tahun 2023