Dia menjelaskan, saat ini dengan kemajuan teknologi informasi, tantangan yang dihadapi juga semakin kompleks ancamannya tidak lagi sebatas militer konfensional tapi lebih banyak non militer yang menyerang alam fikiran dan berefek luar biasa fundamental dan dapat merusak pola fikir manusia, karenanya dipandang penting membekali semua warga negara dengan pelatihan bela negara agar semua elemen dapat tetap berpegang teguh pada prinsip bela Negara demi keutuhan Negara Republik Indonesia.
Asisten Bidang Pemerintahan Pemkab Mamuju Tonga mengatakan, sangat mengapresiasi atas adanya pelaksanaan sosialisasi bela negara di Mamuju. Menurutnya hal itu penting dilakukan mengingat posisi strategis wilayah ibu kota Sulbar, terlebih kemajuan daerah yang terus dinamis dari aspek telekomunikasi maupun sarana transportasi, yang sangat rentan menjadi ruang masuknya pengaruh-pengaruh buruk yang dapat saja menimbulkan disintegrasi.(hms-sury)
Editor : Muh. Hamzah
















