Home / Daerah

Minggu, 20 Oktober 2019 - 12:36 WIB

Pengurus Organisasi Pasar Sentral Siwa Gelar Tudang Sipulung Tindaklanjuti Kesepakatan Pemkab dan DPRD Wajo

MEDIASINERGI.CO WAJO — Pengurus Organisasi Pasar Sentral Siwa menggelar Tudang Sipulung bersama Kordinator pasar dan para pedagang diAula Kantor Pasar Siwa Sabtu, 19 Oktober 2019. Tudang Sipulung tersebut dalam rangka menindak lanjuti hasil kesepakatan rapat Pemerintah dan DPRD Wajo terkait Pasar Sentral Siwa.

Dimana dalam pertemuan Pemkab dan DPRD Wajo menghasilkan beberapa poin kesepakatan. Diantaranya pertama, polemik pembagian kios, pelataran dan ruko pasar sentral Siwa sudah selesai. Kedua pedagang Pasar yang memiliki dua tempat akan menyerahkan salah satu tempatnya ke Pemda selanjutnya diserahkan kepada pedagang korban kebakaran yang tetap berjualan sampai saat ini yang belum terakomodir.

Ketiga, pedagang Pasar yang mengeluarkan biaya untuk memperbaiki kios atau pelataran miliknya akan digantikan oleh pedagang yang belum terakomodir untuk memilikinya dengan difasilitasi oleh Pemda dalam hal ini kepala pasar Siwa. Keempata Kios, pelataran dan ruko yang ditempati pedagang statusnya adalah Izin Penggunaan Tempat setelah memiliki SIPT tidak boleh dipindah pemilikan, diperjual belikan dan disewakan. Apabila ada pelanggaran maka akan diambil alih oleh Pemda.

Baca juga:  Bupati Wajo Hadiri Rapat RUPS LB PT Bank Sulselbar

Kelima, bagi Pedagang pasar yang belum memiliki tempat untuk mendaftarkan diri segera kepada Dinas Perdagangan dan Pasar karena batas penerimaan pendaftaran berakhir pada tanggal 31 Oktober 2019. Keenam Dinas Pasar segera menerbitkan SIPT untuk pedagang pasar yg memiliki kios, pelataran dan ruko. Kemudian untuk Lapak Pasar Buah akan direlokasi setelah tempat sudah disediakan oleh Pemda dan akan direalisasikan secepatnya.

Ketua Organisasi Pasar Siswa H. Rukman Nawawi yang dihubungi mengatakan, pihaknya bersama pedagang melakukan tudang sipulung membicarakan terkait dengan hasil kesepakatan Pemda dan DPRD. Salah-satu yang dibicarakan pemasangan atap teras ruko (kanopi).

“Saya ingatkan kembali bahwa pendaftaran losd, dan kios hanya sampai tanggal 31 oktober 2019. Bagi pedagang yang belum terakomodir agar segera mendaftar ke dinas pasar melalui kordinator pasar,” ujar H. Rukman Nawawi.

Baca juga:  Buka Seminar, Ketua TP PKK Wajo: Perempuan Harus Tampil Sebagai Penggerak di Segala Aspek Pembangunan

H. Rukman Nawawi menambahkan, terkait kebersihan dan ketertiban akan di tingkatkan. Begitu juga dengan pengamanan pasar akan dikoordinasikan ke Polsek dan Koramil Pitumpanua.

“Sementara parkiran kendaraan pengunjung dan pedagang pasar akan diatur. Tidak ada lagi kendaraan masuk dalam pasar.
Pedagang di minta supaya mengatur barang jualannya agar tidak menganggu akses jalan dalam pasar,” ujarnya.

Sementara pedagang kaki lima yang ada di depan ruko berjualan pada hari Rabu dan Minggu kata dia, akan segera di tata ulang tempatnya.

“Kita akan data ulang penjual kaki lima yang menjual pada hari Rabu dan Minggu. Penjual yang menggunakan mobil juga akan di tertibkan,” jelas Anton kordinator pasar Pitumpanua.(Red)

Baca juga:  Bupati Wajo Harap Pers Jadi Kontrol Sosial Pembangunan

Editor: Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Daerah

Inspektorat Provinsi Lakukan Pemeriksaan Masa Akhir Jabatan Bupati Wajo

Daerah

Tim Verifikasi KKS Nasional Verlap Kabupaten Wajo

Daerah

Program Jumat sedekah, Guru Ngaji dan Lansia di sabbangparu Dapat Bantuan dari At-Taubah

Daerah

Aklamasi, Rusdin Nahkodai Karang Taruna Kecamatan Maniangpajo

Daerah

BPBD Wajo Bantu Korban Kebakaran di Desa Lampulung

Daerah

Karang Taruna Wajo Ajak Masyarakat Tanamkan Jiwa Wirausaha dalam Diri

Daerah

Keluarga Besar Almarhum H Caba Sanusi Berbagi ke Ribuan Anak Yatim dan Kaum Duafa

Daerah

Sampai 30 September Pembayaran UGR Belum Ada, Sekda: Pemkab Tidak Akan Melarang Warga Tutup Aktivitas Bendungan Paselloreng