Dengan hadirnya pembangunan jaringan gas rumah tangga di Wajo, lanjut dia, masyarakat secara perlahan, akan menghemat pengeluaran bahan bakar, mendukung program ramah lingkungan, dan turut berperan dalam mengurangi beban subsidi BBM dan/atau LPG pada sektor rumah tangga.

Terkait dengan daerah yang terdampak banjir, Buoati Wajo mengharapka dukungan dari para pihak, berupa inovasi pemasangan instalasi jaringan gas, bagi wilayah-wilayah di Kota Sengkang, yang beresiko terdampak banjir akibat luapan Danau Tempe, antara lain wilayah Kelurahan Salomenraleng, Laelo dan Wiringpalennae.
“Ketiga wilayah ini, kerap terendam banjir saat Danau Tempe tidak lagi mampu menampung aliran air yang masuk dari sungai-sungai disekitarnya. Dengan adanya inovasi seperti ini, tentu akan berkontribusi besar, dalam mewujudkan Kota Sengkang sebagai city gas di Indonesia,” ujarnya.
Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Wajo H. Amran,SE, Ketua komisi II DPRD Kabupaten Wajo Ir. Sudirman Meru, Direktur Utama PT. Perusahaan Gas Negara Tbk, President Director PT. Pertamina Gas, Direktur Utama PT. Pertagas Niaga, Direktur Utama PT. Wahana Krida Konsulindo, Direktur PT. Sucofindo Episi, Presiden Direktur PT. Energy Equity Epic Sengkang, para unsur Forkopimda Kabupaten Wajo, dan para Kepala OPD lingkup Pemkab Wajo”.
(Hms-Adv)
Editor: Muh. Hamzah
















