Home / Sulsel

Senin, 24 Februari 2020 - 19:30 WIB

BBPPKS Makassar Latih Peksos Adiksi

Para pekerja sosial (Peksos) Adiksi usai mengikuti pendidikan dan pelatihan, melakukan foto bersama dengan Pimpinan dan Widyaiswara Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Sosial (BBPPKS) Regional V Makassar.

Para pekerja sosial (Peksos) Adiksi usai mengikuti pendidikan dan pelatihan, melakukan foto bersama dengan Pimpinan dan Widyaiswara Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Sosial (BBPPKS) Regional V Makassar.

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial(BBPPKS) Makassar melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan bagi pekerja sosial Adiksi Narkotika yang berlangsung di BBPPKS Makassar Jalan Perintis Kemerdekaan Km 9 Makassar. Pembukaan yang dihadiri Kepala BBPPKS Makassar serta para pejabat struktural dan fungsional lingkup BBPPKS Makassar.

Kepala Balai Besar Pelatihan dan Pendidikan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional V Makassar, Drs. Joko Irianto, MSi dalam sambutannya mengatakan, dalam pelatihan tersebut diharapkan para peserta bisa memahami dan memperhatikan seluruh materi yang disajikan oleh para narasumber, sehingga nantinya para pekerja sosial dalam melaksanakan tugas bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Dalam era seperti saat ini, kata dia, pembangunan terus dilaksanakan, namun disisi lain dampak dari pembangunan itu sendiri menimbulkan kesenjangan di masyarakat, yang tentunya rawan menimbulkan permasalahan sosial, jika tidak ditangani secara bijak.

Baca Juga:  Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Pemkot Makassar Ikuti Pelatihan Tugas dan Fungsi PPID

“Untuk itulah, para pekerja sosial diharapkan bisa mengambil peran dalam mengatasi munculnya permasalahan sosial yang semakin kompleks, termasuk ancaman terhadap penggunaan narkoba yang kini merambah di seluruh kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung tanggal 10 – 21 Februari 2020 itu diikuti sebanyak 30 orang peserta, masing-masing berasal dari enam Provinsi se-Sulawesi terdiri atas, Sakti Peksos dari Sulawesi Utara dua orang, Gorontalo satu orang, Sulawesi Tengah dua orang, Sulawesi Tenggara dua orang, Sulawesi Barat dua orang dan Sulawesi Selatan sebanyak 21 orang, yang meliputi lembaga IPWL 8 orang, Sakti Peksos Kota Makassar satu orang, LPAIC satu orang, Yayasan Mitra Transit Abadi Kabupaten Maros satu orang, RSBM Nirannuang Gowa 2 orang, dan Sakti Peksos Kabupaten Gowa, Takalar, Bulukumba, Sinjai, Sidrap, Tanah Toraja dan Toraja Utara masing-masing satu orang.

Baca Juga:  Kapolda Sulsel Buka Kegiatan Taklimat Awal Wasrik Rutin Itwasda Polda Sulsel 2019

Kepala Bidang Penyelenggara Diklat dan Kerjasama, Dra. Wahyuni B. Lestari, M.Si dalam Laporannya menyebutkan, kegiatan yang bertujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan dan keterampilan bagi tenaga pekerja sosial khususnya Peksos Adiksi Narkotika, agar mereka nantinya mampu bekerja dengan baik sesuai dengan fungsi dan keahlian yang dimilikinya dalam melaksanakan pendampingan di lapangan, baik tenaga yang berada pada UPT Kemensos maupun mereka yang bertugas pada Dinas Sosial Kabupaten/Kota.

Adapun hal-hal yang perlu diketahui dan difahami secara baik dan benar oleh Pekerja sosial termasuk Peksos Adiksi Napza antara lain, harus mampu memberikan penjelasan mengenai kebijakan program penanganan dan Rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan Napza.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Puluhan PKL di Jalan Tinumbu Akhirnya Bongkar Secara Mandiri Lapak Dagangannya

Sulsel

Tampil Memukau: 31 Finalis Masuk Tahap Akhir, Makassar Bidik Juara Umum MTQ XXXIV Sulsel di Maros

HALO POLISI

Satlantas Polres Wajo Intensifkan Pengamanan dan Pengaturan Lalin Saat Sholat Jumat Masjid Raya Sengkang

Sulsel

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak Tiga Titik di Tallo Berjalan Tertib dan Lancar

Sulsel

Isi WFH dengan Kebersihan, Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Jumat Bersih

SOPPENG

Rangkaian HBP ke 62, Rutan Kelas IIB Watansoppeng Gelar Donor Darah

PWI

Panitia Konferprov PWI Sulsel Gelar Rapat Evaluasi Agenda Kegiatan

PINRANG

Wabup Pinrang Menerima Audiensi Unit Pelaksana Teknis KKN Unhas di Ruang Kerjanya