MEDIASINERGI.CO WAJO — Impian kedua mempelai untuk menjadi raja dan ratu sehari di Dusun Labata Desa Pantai Timur, Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo urung terlaksana.
Pada hal Sapi telah dipotong, tenda penjemputan sudah berdiri, semua pernak pernik dan perlengkapan untuk pesta pernikahan untuk besokpun telah disiapkan.
Resepsi pernikahan urung dilakasnakan setelah Bhabinkamtibmas Desa Pantai Timur bersama Babinsa dan tokoh masyarakat datang menghimbau tentang bahaya virus corona.
“Kami tak ada maksud mengganggu acara, kami hanya datang menyampaikan Maklumat Kapolri dan imbauan pemerintah untuk tidak menggelar hajatan yang mengundang kerumunan massa, Ini demi mengantisipasi penyebaran corona,” Kata Bripka Rizal, yang juga salah personil Polsek Takkalalla.
Setelah menjelaskan Maklumat Kapolri serta aturan pidana, pihak keluarga mempelaipun akhirnya luluh dan bersedia mengikuti aturan.
















