Home / Nasional

Minggu, 29 Maret 2020 - 14:41 WIB

Mahfud: Karantina Wilayah Beda dengan Lockdown

“Istilah karantina wilayah sebenarnya lebih merupakan istilah lain dari physical distancingatau social distancing yang sekarang dipilih sebagai kebijakan pemerintah,” katanya.

Mahfud mengatakan, pemerintah mempertimbangkan untuk membuat PP Karantina Kewilayahan karena sudah ada beberapa daerah yang telah membuat kebijakan pembatasan gerakan orang serta barang dan menyebutnya dengan istilah lockdown.

“Padahal berbeda sekali. Itulah sebabnya pemerintah mempertimbangkan untuk membuat PP agar Pemda tak membuat sendiri-sendiri,” terang dia.

Ia menjelaskan, istilah karantina wilayah merupakan istilah tersendiri yang ada di dalam UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, yakni, pembatasan pergerakan orang untuk kepentingan kesehatan di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Ajak Masyarakat Sulsel Waspadai Informasi Hoax

“Istilah karantina wilayah sebenarnya lebih merupakan istilah lain dari physical distancingatau social distancing yang sekarang dipilih sebagai kebijakan pemerintah,” katanya.

Mahfud mengatakan, pemerintah mempertimbangkan untuk membuat PP Karantina Kewilayahan karena sudah ada beberapa daerah yang telah membuat kebijakan pembatasan gerakan orang serta barang dan menyebutnya dengan istilah lockdown.

Baca Juga:  PWI Pusat: Perlindungan Jurnalis dan Kepastian Hukum Jantung Reformasi Polri

“Padahal berbeda sekali. Itulah sebabnya pemerintah mempertimbangkan untuk membuat PP agar Pemda tak membuat sendiri-sendiri,” terang dia.

Ia menjelaskan, UU Nomor 6 Tahun 2018, karantina kewilayahan ditetapkan oleh Pemerintah Pusat yang diatur dengan PP. Menurut Mahfud, rencana PP-nya sudah ada di Kemenko PMK dan pemerintah hanya perlu mendiskusikannya lebih lanjut.

“Tinggal mendiskusikannya lagi. Tapi saya pastikan tidak ada lockdown melainkan karantina kewilayahan,” tuturnya.(*****)

Share :

Baca Juga

Jakarta

Integrasi Data Bea Cukai-Pajak Dinilai Mendesak, BCW: Jangan Berhenti pada Pertukaran Data

Nasional

Dukung Asta Cita Presiden, Wamendes Riza Patria Minta Wahdah Islamiyah Jadi “Sahabat Desa”

Nasional

Menunggu Titah dari Kalteng, Jalan Keluar Jebakan HPM Tinggi Pasir Kuarsa Kepri

Nasional

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur

Nasional

Pekan Kedua April 2027, Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas

Nasional

Gema Paskah Nasional 2026, Saat Puluhan Ribu Umat dan Tokoh Bangsa Bersatu di Manado

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Nasional

Menlu Sugiono Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit UNIFIL di Lebanon