“Insya Allah kalau air sudah surut, kita siapkan 14 Ribu hektar untuk di tanam. Sementara ini ada 80 ribu hektar yang siap panen dengan target 400 ribu ton,” ujarnya.
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dalam arahannya mengungkapkan kalau datang di Wajo bukan hanya karena adanya bencana banjir, tetapi sebagai orang Bugis juga untuk melihat bagaimana perkembangan yang ada di Bumi Lamaddukkelleng ini.
Mantan Gubernur Sulsel mengahrapkan agar setelah banjir ini diharapkan agar semuanya langsung turun tanam. “Kalau terendam 9.000 hektar maka tanam sampai dua kali lipat yakni 18.000 hektar,” ungkapnya.(hms-Adv)
Editor: Muh. Hamzah
















