“Ada empat kartu yang harus dimiliki oleh seorang wartawan ilegal yaitu kartu pers, kartu tugas, kartu kompetensi dan kartu dari Hari Pers Nasional,” ungkapnya.
Dirinya pun berharap kepada PWI Wajo terus berkembang baik secara keanggotaan maupun profesionalisme dan terus meningkatkan persatuan dan kesatuan dengan semua wartawan.
Ketua PWI Sulsel, H Agus Salim Alwi Hamu meminta kepada wartawan untuk melengkapi kemampuan diri dengan melakukan uji kompetensi untuk membedakan antara wartawan sesungguhnya dengan wartawan abal – abal.
“Saya berharap Ketua PWI Kabupaten Wajo dapat diteruskan oleh H Rukman Nawawi agar apa yang menjadi visi misi yang belum terealisasikan dapat dituntaskan. Dan saya harap juga kepada Bupati Wajo untuk tetap memberikan support kepada PWI Wajo agar terus berkembang mengawal Pemerintahan dengan melakukan pemberitaan situasi kondisi daerah di Kabupaten Wajo,” tuturnya.
Ketua PWI Kabupaten Wajo, H Rukman Nawawi mengatakan PWI Wajo saat ini telah menjalin kerjasama yang baik dengan instansi Pemerintah Wajo maupun Instansi Vertikal yang ada di Kabupaten Wajo.
“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggota PWI Kabupaten Wajo dikarenakan profesionalisme yang dijalankan pada saat menjalankan tugas,” katanya.
Namun kata dia, tidak dipungkiri adanya perbedaan pandangan dan pendapat diantara para pers. Akan tetapi, hal tersebut dapat terselesaikan dengan adanya komunikasi yang terjalin secara baik.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Wajo yang telah memberikan support kepada PWI Wajo sehingga pelaksanaan Konferensi PWI dapat berjalan dengan baik,” imbuhnya.(min)
Editor: Muh. Hamzah
















