Home / Sulsel

Jumat, 4 September 2020 - 10:48 WIB

Penerima Beasiswa Pammase Wajo Juara 2 Karya Tulis Ilmiah MTQ XXXI Tingkat Sulsel

MEDIASINERGI.CO WAJO — Pengumuman pemenang lomba MTQ tingkat provinsi resmi diumumkan pada acara Penutupan MTQ yang ditutup oleh Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Rabu 2 September 2020 lalu.

Peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) perwakilan Luwu Utara, Muhammad Basri, berhasil keluar sebagai juara dua lomba Karya Tulis Ilmiah Alquran pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Kabupaten Pangkep secara virtual .

Muhammad Basri, salah seorang putera asli daerah Wajo dan Anggota Forum Penerima Beasiswa Pammase Wajo (Formase) mengaku tak menyangka bisa berhasil keluar sebagai juara dua Lomba Karya Tulis Ilmiah Alquran. Mengingat keikutsertaannya di MTQ kali ini adalah yang pertama kalinya.

Baca Juga:  Peringatan Dini BMKG, Waspada Cuaca Ekstrem di Sulawesi Selatan Senin 21 Februari 2022

“Ini adalah pengalaman pertama saya ikut lomba MTQ, dan alhamdulillah, saya bisa meraih juara melalui jalur Luwu Utara di MTQ tingkat provinsi kali ini, ini adalah berkah dari para Anregurutta As’adiyah Sengkang'” ungkap Basri, saat ditemui usai mengikuti penutupan di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara.

Tentunya kata dia, ini adalah sebuah capaian yang luar biasa. Dia mebyampaikan terima kasih kepada seluruh official dan para pelatih yang telah membimbing selama masa persiapan sampai hari perlombaan.

Baca Juga:  Pemkab Sinjai Monitoring dan Evaluasi DAK Triwulan III Tahun 2021

“Terimakasih kepada para official, pelatih, teristimewa Pemda Luwu Utara, terkhusus ibu Bupati, yang telah memfasilitasi kami mulai tahap persiapan sampai berakhirnya MTQ,” ucapnya.

Saat ditanya apa tema karya tulis ilmiah yang dia angkat sehingga diganjar juara dua, peserta asal Malbar ini menerangkan bahwa panitia lomba menyiapkan dua tema umum sebagai bahan presentasi. Dan dia memilih tema umum “Etika Bermedia Sosial”.

Lantas tema umum ini, dia sajikan secara spesifik dengan mengangkat judul “Syndrome Hate Speech Symbol Dekadensi Umat Islam”. Rupanya judul ini membuat dewan juri tertarik membahasnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Edukasi Sanitasi, Ciptakan Pelajar Peduli Lingkungan

Pendidikan

Tim UNIMERZ Bantu Penguatan Imunitas Sekolah di MIS Assunnah Darun Najiyah

Sulsel

Bupati Takalar Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi di Polsel

Sulsel

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Farid Rayendra Perkuat Pengawasan Pemda Makassar

Sulsel

Distaru Makassar Luncurkan Inovasi Railing Besi, Awasi Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Digital

SOPPENG

Musim Kemarau, Sat Binmas Polres Soppeng Ingatkan Bahaya Kebakaran

SOPPENG

Pemkab Soppeng Dukung Program PM – AAS Satu Juta Ha Secara Nasional

Sulsel

Momentum 65 Tahun IKWI: Menjaga Melodi Budaya Nusantara dan Merawat Solidaritas Insan Pers