MEDIASINERGI.CO WAJO — At-taubah Peduli dan Jurnalis Wajo kembali memberikan bantuan listrik gratis dalam program Sedekah Jumat 18 September 2020. Kali ini, dua warga krang mampu Kecamatan Pitumpanua yang kini bebas dari kegelapan.
Kedua warga Pitumpanua itu yakni Salma dan Sribulan. Kedua warga tidak mampu itu sudah lama tidak memiliki listrik sendiri. Mereka tidak mampu memasang aliran listrik sendiri. Keduanya hanya numpang ditetangganya.
Seperti Salma. Selama rumahnya berdiri, tidak pernah memiliki listrik sendiri. Janda dua anak itu tidak memiliki biaya. Pekerjaannya hanya sebagai pembuat arang yang penghasilannya tidak menentu. Hasil bikin arang sendiri biasanya dia dapat kurang dari Rp500 ribu per bulan.
Ibu 45 tahun pun sangat terharu bisa mendapat bantuan listrik gratis dari At-taubah Peduli. “Untuk makan sehari-hari saja susah nak. Penghasilan dari jualan arang tidak menentu. Apalagi saat ini sudah jarang orang gunakan arang semenjak ada kompor gas,”ujarnya.
Sama halnya dengan Sribulan. Ibu yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit itu mengaku sangat terbantu dengan adanya listrik gratis yang diberikan At-taubah Peduli dan Jurnalis Wajo.
Tak hanya listrik gratis, Sribulan juga mendapat bantuan usaha dari At-taubah Peduli dan anggota DPRD Wajo dari Partai Gerindra, Herman Arif.
Mendapat banyak bantuan sangat disyukuri Sribulan. “Saya berharap donatur dan tim At-taubah Peduli dan Jurnalis Wajo kesehatan dan rezeki yang berlimpah dari Allah SWT,” doanya.
















