MEDIASINERGI.CO WAJO — Bupati Wajo H. Amran Mahmud mengungkapkan, kalau hampir setiap hari masyarakat mengeluh tentang kebutuhan air yang tidak terpenuhi, bahkan terkadang PDAM menjadi bahan cacian karena kurangnya debit air dibanding dengan kebutuhan air masyarakat saat ini.
Hal itu diungkapkan orang nomor Wahid di Bumi Lamaddukkelleng ini dalam sambutannya usai melantik dan mengambil sumpah jabatan Andi Dedy Ahmad Iqbal sebagai Direktur PDAM Wajo eriode 2020-2025 di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo Rabu, 23 September 2020.
Menurutnya, kebutuhan air masyarakat adalah tanggung jawab PDAM, apalagi pemenuhan kebutuhan air adalah salah satu dari 25 program kerja bupati.
“Setiap hari kami terima keluhan dari masyarakat, untuk itu, saya sangat berharap Direktur yang baru, dapat melakukan reformasi dan pembenahan dalam tubuh PDAM,” katanya.
Amran juga mengharapkan, agar Direktur PDAM dapat mencarikan solusi dari permasalahan yang dihadapi PDAM saat ini, termasuk banyaknya infrastruktur PDAM yang mengalami kerusakan, sehingga banyak air terbuang sia-sia.

















