Home / Pendidikan

Sabtu, 19 Maret 2022 - 13:49 WIB

Tidak Ada Dualisme di IKA SMANSa 82, PAS82 Lahir Sebagai Organisasi Tersendiri

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR —Pernyataan Sekjen IKA SMANSa (Ikatan Alumni SMA Negeri 1) Makassar, Muhammad Yusri Lukman seperti dilansir media di Makassar Jumat (18/03/2020) yang menuding telah terjadinya dualisme kepemimpinan di tubuh organisasi IKA SMANSa 82, adalah suatu tindakan yang keliru dan menunjukkan jika bersangkutan tidak paham berorganisasi.

Menanggapi pernyataan tak berdasar tersebut, sejumlah alumni SMANSa 82 pun angkat bicara dan menegaskan bahwa tidak benar ada dualisme kepemimpinan di tubuh organisasi IKA SMANSa 82. “Pemimpin IKA SMANSa 82 saat ini hanya Junaldy Monoarfa, tidak ada yang lain kok,” ucap salah seorang alumni SMANSa 82, Muh. Ansharullah Amin kepada awak media ini, Sabtu (19/03/2022) pagi.

Menurutnya lagi, wadah Persatuan Alumni SMANSa 82 (PAS82) ini dibentuk atau lahir sebagai satu organisasi tersendiri yang juga menghimpun ratusan alumni SMANSa 82 selaku anggotanya dengan sederet rencana kegiatan yang akan diprogramkan serta bakal direalisasikannya.

Baca Juga:  Laksanakan Upgrading dan Raker, Ketum PP Hipermawa: Mari Kita Bersama Melangkah Berkarya dengan Produktif

Sebagai organisasi baru, jelasnya, tentu langkah awal adalah mendapatkan legitimasi anggotanya dan membentuk kepengurusan resmi melalui forum Musyawarah Besar (Mubes) yang nantinya akan melahirkan ketua terpilih bersama pengurusnya, dan menyusun AD/ART untuk menjadi dasar hukum dalam menjalankan roda organisasi.

“PAS82 lahir untuk mengakomodir ratusan alumni SMANSa 82 yang tidak ingin bergabung dalam wadah IKA SMANSa 82 pimpinan Junaldy Monoarfa. Selain tidak mengakui keabsahan Junaldy sebagai ketua yang lahir dari sebuah forum Mubes tak berlandaskan azas demokrasi dan menimbulkan perpecahan antar alumni, juga sudah setahun lebih tidak ada upaya dan kemampuan sama sekali untuk melakukan rekonsiliasi guna menyelesaikan konflik dan menyatukan kembali alumni SMANSa 82,” tandas Aan – panggilan akrab Ansharullah Amin.

Tanggapan keras juga dilontarkan Ir. Azhar B Mattalitti – mantan Sekretaris Umum IKA SMANSa 82 yang menegaskan, Muhammad Yusri Lukman selaku Sekjen IKA SMANSa tidak sepantas membuat pernyataan kontroversial dan terkesan asal bunyi di media yang dampaknya lebih memperkeruh kekisruhan di tubuh SMANSa 82, dan bahkan menunjukkan dangkalnya kemampuan berorganisasi yang dimilikinya.

Baca Juga:  118 Peserta Didik UPT SMAN 4 Wajo Terserap di Perguruan Tinggi Tanpa Tes

“Kan saudara Yusri Lukman juga hadir meskipun terlambat datang dalam audiensi teman-teman PAS82 dengan Ibu Andi Ina Kartika Sari selaku Ketua IKA SMANSa di Rujab Ketua DPRD Sulsel pada Kamis (17/03/2020) malam. Selain mendengarkan arahan dan petunjuk Ibu Ketua yang mempersilahkan teman-teman PAS82 menyelenggarakan Mubes dan diharapkan hasilnya akan menjadi momen rekonsiliasi untuk menyatukan kembali alumni SMANSa 82, saudara Yusri juga turut memberikan masukan-masukan dan bahkan mengeluarkan pernyataan bahwa teman-teman di PAS82 adalah alumni SMANSa yang tentunya punya hak yang sama untuk diakomodir oleh IKA SMANSa sebagai induk organisasi yang menaungi seluruh alumni SMANSa lintas angkatan,” ungkap Chacha – sapaan akrab Azhar B Mattalitti.

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Pimpinan dan Anggota DPRD Wajo Hadiri Upacara Hardiknas 2026

Pendidikan

Hari Pendidikan Nasional 2026: Perempuan, Pendidikan, dan Tantangan Digitalisasi di Era Modern

Daerah

Pemkab Pinrang Menunjukkan Keseriusannya Menyokong Program Sekolah Rakyat

Pendidikan

Bangun Kolaborasi dan Sinergitas, Kepala Dinas Kebudayaan Terima Kunjungan Kerja RRI Makassar

Pendidikan

Bahas Zonasi Kota Tua, Bangunan OCB dan ODCB, Kepala Dinas Kebudayaan Audiensi ke Wali Kota Makassar

Pendidikan

Ratusan SD di Makassar Kompak Olah Sampah Jadi Eco Enzym di Momentum HGN 2025

Pendidikan

Seleksi Transparan, Disdik Makassar Petakan Kompetensi Calon Kepala Sekolah

Pendidikan

Pemkot Makassar Siapkan Kuota Sekolah Unggulan untuk Siswa Kurang Mampu