“Ide pengembangan kawasan pertanian terpadu ini diawali keinginan meningkatkan pendapatan petani. Jadi nantinya petani tidak hanya mengandalkan produksi satu komoditi saja, tetapi dalam waktu bersamaan dalam satu lahan yang sama dapat diproduksi satu atau dua komoditi, ” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, dengan konsep pertanian terpadu ini kami berharap kesejahteraan petani semakin meningkat.
Sekedar diketahui, saat ini di kabupaten Wajo telah dikembangkan kawasan pertanian terpadu, diantaranya di Uraiyang kecamatan Majauleng, Wae Tuwo kecamatan Tanasitolo, Mattirowalie, kecamatan Maniangpajo serta Keera kecamatan Keera.(Hms-Adv)
















