Sementara Kepala Bappelitbangda Wajo Andi Pallawaruka mengaprsiasi workshop yang dinisiasi oleh ARUS NGO yang merupakan mitrasave the Children di Wajo dalam program perlindungan anak dengan Kakao berkelanjutan.
Menururtnya, program ini bertujuan untuk memastikan perlindungan anak melalui sistem yang berfungsi dalam mengidentifikasi, mencegah dan memulihkan anak-anak yang mengalami kekerasan termasuk anak-anak yang menjadi pekerja anak.
“Perlindungan anak termasuk penghapusan pekerja anak dan isu anak lainnya harus dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi. Makanya itu pemerintah harus berkomitmen penuh dalam mendukung dan mewujudkan pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di Bumi Lamaddukkelleng ini,” tegas Andi Pallawarukka.
Mantan Kabag pemerintahan Setda Wajo ini mengharapkan melalui workshop ini, dikembangkannya satu rumusan mekanisme pencegahan dan penanganan kasus anak dari tingkat desa sampai kabupaten yang disepakati bersama,” harapnya.
Tentunya lanjutnya, dengan dikembangkannya mekanisme pencegahan dan penanganan kasus anak, sangat membantu pemerintah dalam upaya mendeteksi dini mencegah, dan menangani kasus anak demi pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di Wajo.(Hms-Adv)
Editor: Muh. Hamzah
















