Bahkan, kata dia, di Kendari juga dikembangkan komunitas usaha yang diberi Nama ” Kendari Kreatif” yang salah satu sasaran kegiatannya, bagaimana limbah itu bisa dijadikan lahan potensi ekonomi produktif.
Ketua Komisi II DPRD Wajo H. Sudirman Meru, mengatakan, dalam Implementasi perdana No. 1 tahun 2018 kota kendari, pemerintah hadir melalui dinas terkait dengan melakukan pembinaan, pelatihan, promosi melalui seminar-seminar. “Tinggal yang menjadi kendala utama adalah pemasaran prodak,” ujarnya.
Menurut PSM sapaan akrabnya, apa yang didapat dalam kunjungan ini benar-benar menjadi Informasi berharga dalam merancang Perda inisiatif DPRD kedepan apalagi dengan rencana Perda utama yaitu Rencana Pembangunan Industri Kreatif.(Adv)
Editor: Kurniawan
















