Home / Nasional

Minggu, 20 Desember 2020 - 09:13 WIB

Pesan Jokowi Sejukkan Medsos di Masa Pandemi

Presiden RI Jokowi.--Setkab.go.id--

Presiden RI Jokowi.--Setkab.go.id--

MEDIASINERGI.CO JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara tentang komunikasi publik di Indonesia yang berjaring di media sosial (medsos). Jokowi penuh harap agar medsos diisi konten sejuk nan teduh di tengah pandemi Corona (COVID-19).

Hal itu diutarakan Jokowi saat membuka Muktamar IX PPP yang ditayangkan dalam akun YouTube Setpres, Jumat (18/12/2020). Jokowi bicara secara di hadapan kader PPP yang turut dihadiri Plt Ketum PPP Soeharso Monoarfa dan Menko Polhukam Mahfud Md.

“Dengan konektivitas luring dan daring yang semakin efektif, kita bisa meningkatkan komunikasi antarumat yang tersebar di seluruh Indonesia, di seluruh Tanah Air, untuk menyebarkan Islam wasathiyah, menyebarkan kesejukan dan kedamaian, menumbuhkan toleransi dalam perbedaan dan kebinekaan, dan memperkokoh persatuan dalam keberagaman,” kata Jokowi.

Baca Juga:  Bupati Wajo Turun Langsung Pantau Kerja Satgas Anti Lubang

Menurut Jokowi, konektivitas yang terhubung ke seluruh pelosok negeri dapat menyebarkan inovasi untuk mengakselerasi kualitas sumber daya manusia. Tujuannya adalah untuk menghadapi tantangan perubahan dunia.

“Dan melalui konektivitas fisik dan digital, kita bisa berbagi pengalaman dalam membangun daerah, dalam membangun desa. Ada 514 kabupaten/kota, 34 provinsi, 75 ribu desa yang tersebar di seluruh Tanah Air. Kita bisa berbagai inspirasi untuk mengembangkan inovasi. Dan kita bisa mengakselerasi kualitas SDM di seluruh pelosok Nusantara. Untuk menghadapi dunia yang sekarang ini penuh dengan perubahan, persaingan, hiper-kompetisi, antarnegara antarperusahaan, antarindividu yang betul-betul harus kita ikuti hari per hari,” ujarnya.

Baca Juga:  Terima Kunjungan Manajemen Pedoman Rakyat, Danny Ingatkan Pentingnya Media Tetap Bersikap Kritis

Oleh karena itu, Jokowi meminta seluruh anak negeri dapat mengisi jaringan ini baik di medsos dan portal lainnya dengan hal-hal yang bermanfaat. Tangkal berita hoaks dan tutup ujaran kebencian.

“Pemanfaatan infrastruktur untuk hal yang positif tersebut harus kita aktifkan agar ruang ini tidak diisi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kita harus aktif mengisi pemberitaan di medsos dengan keteduhan, dengan kesejukan, dan kita juga harus mengklarifikasi berita yang tidak benar, berita hoaks, dan menutup banyaknya ujaran kebencian untuk kita saling menghormati dan menghargai sesama anak bangsa, saudara sebangsa dan setanah air,” ucapnya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Ketum PWI Pusat Pimpin Delegasi Indonesia ke General Assembly CAJ di Kuala Lumpur

Nasional

Pekan Kedua April 2027, Lampung Tuan Rumah HPN dan Porwanas

Nasional

Gema Paskah Nasional 2026, Saat Puluhan Ribu Umat dan Tokoh Bangsa Bersatu di Manado

Nasional

Presiden RI Prabowo Subianto Beri Penghormatan Terakhir Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL

Nasional

Menlu Sugiono Ucapkan Belasungkawa atas Gugurnya Prajurit UNIFIL di Lebanon

Jakarta

PWI: Kemerdekaan PERS Bagian dari HAM

Nasional

APKLI Minta Kepala Daerah Moratorium Pemberian Izin Retail Modern

Nasional

Zugito Serahkan Hasil Konkernas PWI 2026 ke Ketua Umum Akhmad Munir