“Peringatan Hari Jadi Wajo ini, secara filosofis dimaksudkan untuk menengok masa lalu yang merupakan rangkaian perjalanan leluhur kita, agar dapat dijadikan sebagai pelajaran yang bernilai, dalam menapaki masa kini dan merancang masadepan yang lebih baik,” ujar Amran.
Orang nomor satu di Wajo ini mengajak, untuk menjadikan momen ini, sebagai inspirasi dan motivasi untuk mengisi dan membingkai kembali setiap detik-detik perjuangan tanah Wajo, dengan karya dan prestasi.
“Kita wajib cinta dan bangga sebagai warga tanah Wajo. Rasa cinta dan bangga itu, harus termanifestasikan melalui spirit kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas, sesuai dengan potensi dan kapasitas kita masing-masing, demi meraih cita-cita besar bersama mewujudkan pemerintah amanah, menuju Wajo maju dan sejahtera,” katanya.
Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani, mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Wajo yang ke 622. “Atas nama pemerintah dan pribadi mengucapkan selamat hari jadi Wajo ke 622,” ujarnya.
Abdul Hayat Gani mengharapkan terjadinya pemulihan ekonomi nasional, ditengah wabah pandemi, salah satunya adalah pembangunan infrastruktur harus bergerak.
Untuk pelaksanaan pemulihan ekonomi, kata Hayat, ada 2 hal yang harus dilakukan yaitu memperkuat investasi, dan menggiring pelaku sektor pertanian, perkebunan, perikanan untuk melakukan ekspor.
“Dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi, Pemprov telah membangun sejumlah infrastruktur jalan di Wajo, melalui transfer APBD Provinsi, dan pada bulan Januari telah diresmikan sejumlah ruas jalan diataranya, ruas Anabanua, ruas Sabbangparu, yang bertujuan untuk memperlancar transportasi, sehingga masyarakat lancar memasarkan hasil pertanian dan perkebunannya,” jelas Hayat Gani.(Adv)
Editor: Muh. Hamzah
















