Lebih lanjut, H. Amran Mahmud mengatakan selama satu tahun ini, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Wajo dari sisi permintaan, masih didukung oleh kinerja investasi dan konsumsi. Sementara dari sisi penawaran (sektoral), kinerja perekonomian Kabupaten Wajo lebih banyak didorong oleh sektor pertanian.
“Jika melihat kinerja perekonomian Kabupaten Wajo dalam tahun terakhir ini, tantangan ke depan adalah bagaimana menjaga momentum pertumbuhan, dan bahkan peningkatannya, “Jelasnya.
Peningkatan indikator pertumbuhan ekonomi ini kata Bupati tentunya akan berimplikasi pada meningkatnya pendapatan perkapita masyarakat.
“Pendapatan Asli Daerah mencapai Rp 143,830 milyar lebih. Ini bukti bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat semakin meningkat, dimana aspek kesejahteraan masyarakat yang ditunjukkan oleh kecenderungan menurunnya kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Wajo, ” Tegasnya.(Advertorial)
Editor: Muh. Hamzah
















