Home / Sulsel

Kamis, 20 Mei 2021 - 13:05 WIB

Bupati Pinrang Buka Uji kompetensi wartawan Angkatan 21

Dia meminta agar dalam pelaksanaan UKW para peserta hendaknya disiplin, taat pada aturan.

Dikatakan, seorang wartawan harus memperhatikan adanya keseimbangan berita dengan selalu melakukan cek dan ricek, khususnya bagi seorang wartawan media online. Membuat media itu gampang tapi  harus dipersiapkan sumberdaya manusianya lebih dahulu baru.

Ketua PWI Pusat dalam sambutannya yang diwakili Hendro Basuki mengatakan, UKW merupakan hasil kesepakatan  dari piagam Palembang 11 Februari 2010.

Baca Juga:  HIPPMAS Diminta Berkontribusi Majukan Daerah

Jumlah wartawan yang sudah kompoten sudah mencapai 16.000 wartawan dimana  14.000 diantaranya adalah wartawan anggota PWI. Wartawan harus lebih profesional dan kompetensi karena pembaca sekarang sudah semakin pintar.

Wartawan juga harus banyak membaca agar bisa menjadi pembeda dengan media sosial yang tidak dibatasi oleh aturan dan kode etik. Karena itu, UKW merupakan sebuah keharusan bagi wartawan.

Baca Juga:  Dekranasda Sulsel Hadiri Promosi Karawo Khas Gorontalo di CFD Sudirman

Jumlah rata-rata pengaduan yang masuk ke dewan pers mencapai 500 – 600 kasus dan hampir sebagian besar para pengadu itu yang memenangkan perkara, itu artinya kualitas pemberitaan wartawan yang buruk.(manaf)

Editor: Ismail Asnawi

Share :

Baca Juga

HALO POLISI

Satlantas Polres Wajo Intensifkan Pengamanan dan Pengaturan Lalin Saat Sholat Jumat Masjid Raya Sengkang

Sulsel

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak Tiga Titik di Tallo Berjalan Tertib dan Lancar

Sulsel

Isi WFH dengan Kebersihan, Wali Kota Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Jumat Bersih

SOPPENG

Rangkaian HBP ke 62, Rutan Kelas IIB Watansoppeng Gelar Donor Darah

PWI

Panitia Konferprov PWI Sulsel Gelar Rapat Evaluasi Agenda Kegiatan

PINRANG

Wabup Pinrang Menerima Audiensi Unit Pelaksana Teknis KKN Unhas di Ruang Kerjanya

Sulsel

Evaluasi OPD, Munafri: Triwulan I Penentu Arah, Jangan Salah Langkah di Awal

Sulsel

Munafri – Aliyah Tekankan Sinkronisasi Perencanaan SKPD, Perkuat Kinerja Pembangunan