“Kami berharap keberadaan unit kegiatan mahasiswa seperti ini bisa menjadi wadah bagi mahasiswa kita untuk menyalurkan minat dan bakat. Untuk pelestarian kearifan lokal terutama seni dan budaya Wajo,” harapnya.
Selain itu, lanjut dia, tentu butuh perhatian dan dukungan pemerintah dan para pemangku kebijakan lainnya. “Saya minta potensi bidang seni dan budaya lokal ini dapat dikembangkan dalam upaya pelestarian serta meraih peluang-peluang guna mendukung program pemerintah daerah,” tutur Amran Mahmud.
Selain Bupati Wajo, pada kesempatan ini Ketua STIH Lamaddukkelleng juga menjadi narasumber. Sementara, hadir di bangku penonton Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wajo bersama Kepala Bidang Kebudayaan, dan rombongan STIH Lamaddukkelleng. (Adv-syaf)
Editor: Ismail Asnawi
















