Menlu Retno juga mengungkapkan, saat ini Indonesia juga telah menerima tawaran dukungan vaksin dari beberapa negara di antaranya Jepang untuk pengiriman tahap kedua vaksin AstraZeneca, Belanda, Inggris, Australia, dan Uni Emirat Arab untuk doses-sharing kedua.
“Jutaan vaksin dari jalur pengadaan komersial maupun dukungan internasional dan bilateral direncanakan juga akan tiba pada Juli ini,” ujar Menlu Retno.
Dia menegaskan, Pemerintah akan terus bekerja keras untuk memastikan ketersediaan vaksin bagi Indonesia. Kesehatan dan keselamatan rakyat akan selalu menjadi prioritas.
Sebagai tambahan, Menlu menyampaikan, bahwa berbagai tawaran dukungan telah diterima dari negara sahabat antara lain dalam bentuk ventilator; oksigen konsentrator; obat-obatan dan peralatan medis lainnya. Hari Jumat (9/7), telah tiba dukungan dari Singapura dan Australia. Hari ini dukungan dari Singapura dari jalur laut juga berangkat dan menurut rencana tiba di pelabuhan Tanjung Priok pada 14 Juli yang akan datang.
Menlu Retno mengapresiasi atas dukungan kerja sama yang telah diberikan oleh Singapura dan Australia. “Solidaritas, kolaborasi dan kerjasama adalah kunci agar dunia dapat segera lepas dari pandemi ini secara bersama. No one is safe until everyone is,” tegas Menlu Retno.(Tim Komunikasi KPCPEN)
















