Sedangkan jumlah kasus yang meninggal 891 orang. Tak hentinya pemerintah menyampaikan duka mendalam kepada sanak saudara yang ditinggalkan,” ujar Dedy.
Angka-angka tersebut diharapkan menjadi pemicu kita untuk makin gencar melawan virus COVID-19. “Tetap di rumah, jauhi kerumunan, pakai masker dobel jika harus keluar rumah, dan pastikan untuk selalu cuci tangan. Jangan berikan ruang bagi virus untuk menjangkiti kita,” kata Dedy.
Sedangkan untuk perkembangan vaksinasi, Dedy menjelaskan bahwa Indonesia pada hari ini baru saja kedatangan sekitar 10 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku. Dengan kedatangan tersebut, total vaksin yang telah diterima Indonesia menjadi lebih dari 132 juta dosis, terdiri dari 115,5 juta dosis dalam bentuk bahan baku dan 17,226 juta dosis vaksin jadi.
Untuk vaksin berbentuk bahan baku, diolah lebih lanjut oleh Bio Farma. Menteri BUMN, kata Dedy, telah meminta Bio Farma untuk meningkatkan produksi vaksin di tengah PPKM Darurat ini. Saat ini, Bio Farma telah meningkatkan produksinya menjadi 20 juta dosis per bulan dari sebelumnya 12 juta dosis. Ke depannya, jumlah produksi tersebut akan terus ditingkatkan.
Kedatangan vaksin yang terus mengalir adalah bukti nyata keseriusan pemerintah untuk menjaga pasokan vaksin dan mempercepat target kekebalan komunal. Pemerintah bahkan menargetkan penyuntikan dua juta dosis per hari bisa tercapai pada Agustus nanti.(Tim Komunikasi KPCPEN)
















