Sekadar diketahui, penggemukan yang dikembangkan di Desa Arajang dikelola tiga kelompok dengan sistem bergulir. Merupakan binaan PT Energy Equity Epic Sengkang (EEES) melalui dana corporate social responsibility (CSR). Selain penggemukan, kelompok ini juga menghasilkan pupuk organik dan bio gas.
“Kami berharap pola kemitraan ini dapat dikembangkan. Selain nilai ekonominya tinggi, juga dapat membuka lapangan kerja,” beber Amran Mahmud.
Pemkab Wajo juga berterima kasih kepada PT EEES atas alokasi anggaran CSR yang dialihkan kepada warga Desa Arajang untuk pengembangan usaha penggemukan dan pengembangan bio gas. (din)
Editor: Manaf Rachman
















