Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Sulsel, Syaiful, mengatakan DPJb sebagai unit lembaga keuangan yang mengelola lembaga keuangan secara keseluruhan, sudah menjadi aktivitasnya melakukan pendampingan terbaik dalam mengelola keuangan daerah.
“Walaupun diketahui bersama, Wajo telah enam kali berturut-turut mendapat WTP. Tapi, harus menjadi catatan, mempertahankan opini WTP itu jauh lebih sulit daripada meraihnya,” ucap Syaiful mengingatkan.
Dengan adanya MoU inui, kata dia, pihaknya tidak sebatas melakukan pendampingan, tetapi juga membantu mencari dan mengidentifikasi sumber-sumber pendapatan baru yang bisa menopang pendapatan daerah dan pembangunan infrastruktur di Wajo.
“Dengan MoU ini saya berharap, upaya pendampingan yang kita berikan dan share dengan Pemkab Wajo mampu memberikan ketahanan ekonomi yang kuat. Di samping mempertahankan opini, juga mampu mencari sumber-sumber pembiayaan yang baru dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah kearah yang lebih baik,” harapnya. (Din)
Editor: Manaf Rachman
















