Orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng ini mencontohkan, “Sampah plastik, utamanya jika sampai ke danau, sungai atau laut kemudian dimakan oleh ikan yang kemudian ikannya kita konsumsi, khususnya ibu hamil, maka anaknya nanti berisiko terkena stunting.”
Amran Mahmud juga berharap dengan adanya sarana kebersihan ini, wilayah Wajo bisa lebih bersih dan program Wajo Mapaccing dapat berjalan maksimal.
“Salah satu program yang kami ingin wujudkan adalah Wajo Mapaccing. Tentu ini juga membutuhkan kerja sama yang baik dan sinergi dari semua pihak. Saya minta kepada Kadis Lingkungan Hidup agar terus berupaya mewujudkan program Wajo Mapaccing dengan bersinergi dengan stakeholder lainnya,” terang Amran Mahmud.
Sementara itu, Kepala Dinas lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Wajo, Andi Baso Iqbal, mengatakan dirinya siap menjalankan instruksi Bupati Wajo.
“Memang salah satu yang menjadi tujuan utama kami adalah mewujudkan impian dan program dari Bapak Bupati untuk mewujudkan Wajo Mapaccing,” kata eks Camat Tempe ini.
Baso Iqbal mengatakan, motor sampah yang diserahkan ini bersumber dari APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) DLHD 2021. Sebelumnya, pihaknya telah lebih dahulu menyerahkan enam unit ke Satgas Kebersihan Wajo. Itu berarti sampai hari ini sudah 10 Unit motor sampah yang diserahkan.
“Dengan dukungan armada motor sampah ini diharapkan dapat membantu teman-teman petugas operator sampah di lapangan untuk mewujudkan Wajo Mapaccing,” ucap Baso Iqbal. (Din)
Editor: Ismail Asnawi
















