“Keluarga yang melihat korban berusaha menolong dan segera membawanya ke Puskesmas Pitumpanua. Namun sayang, nyawa korban sudah tidak bisa tertolong dan meninggal di Puskesmas,” ujarnya.
Atas peristiwa ini, mantan Kapolsek Sajoangin ini pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat hendak memasang bendera.
Apalagi kata dia, di Kecamatan Pitumpanua secara keseluruhan kabel tegangan tinggi masih menggunakan kabel telanjang.
“Terutama di Kota Siwa, rata-rata kabel tegangan tinggi berada dekat dengan bangunan bertingkat. Bahkan ada bangunan lebih tinggi dari pada tiang listrik,” terangnya.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang lagi, pihaknya juga telah memerintahkan pada semua Bhabinkamtibmas di wilayah hukumnya agar memberikan himbauan kepada masyarakat desa binaanya untuk berhati hati apabila melakukan aktifitas dekat jaringan listrik arus tinggi.
“Selain meminta masyarakat waspada, kita juga berharap pihak PLN melakukan antisipasi. Kita khawatir kejadian serupa masih bisa terulang apabila kabel tegangan tinggi masih menggunakan kabel telanjang. Apalagi peristiwa ini bukan kali ini saja dan sudah berulangkali,” imbaunya. (bustang)
Editor: Manaf Rachman
















