Home / Advertorial / Wajo

Selasa, 10 Agustus 2021 - 19:57 WIB

Dorong Industri Kreatif, Bupati Wajo Resmikan Pusat Oleh-oleh 14 Kecamatan

Bupati Wajo H. Amran Mahmud didampingi Ketu TP PKK Wajo yang juga Ketua Dekranasda Wajo Hj. St Maryam Amran Mahmud juga menyempatkan meninjau tiap sudut ruangan toko oleh-oleh sekaligus berbelanja usai diresmikan.

Bupati Wajo H. Amran Mahmud didampingi Ketu TP PKK Wajo yang juga Ketua Dekranasda Wajo Hj. St Maryam Amran Mahmud juga menyempatkan meninjau tiap sudut ruangan toko oleh-oleh sekaligus berbelanja usai diresmikan.

MEDIASINERGI.CO WAJO — Bupati Wajo, Amran Mahmud, mendambakan di masa depan Kabupaten Wajo bisa seperti Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta yang punya berderet toko penjual oleh-oleh khas daerahnya. Selain bisa meningkatkan ekonomi, tentunya juga mendongkrak sektor pawirisata.

Impian itu disampaikan Amran Mahmud saat menghadiri peresmian Pusat Oleh-Oleh Sengkang, Selasa 10 Agustus 2021, yang berlokasi di Jalan Bau Mahmud, Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Sesuai namanya, toko ini menjual aneka ragam makanan dan camilan dari dari seluruh 14 kecamatan di Bumi Lamaddukelleng. Merupakan binaan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kab. Wajo dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kab. Wajo, yang kedua organisasi itu diketuai Sitti Maryam.

Baca Juga:  Sanksi Tegas Menanti Oknum ASN Wajo Terlibat Narkoba

Peremian Pusat Oleh-Oleh Sengkang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Amran Mahmud didampingi Ketua TP. PKK sekaligus Ketua Dekranasda Wajo dan Kepala OPD terkait yang sempat hadir

Tak sebatas meresmikan, Amran Mahmud juga menyempatkan meninjau tiap sudut ruangan toko sekaligus berbelanja. Dia membeli sejumlah barang hasil kerajinan dari 14 kecamatan, di antaranya ikan kering, abon ikan, tenteng, bolu cukke, dan minuman dingin.

Amran Mahmud pada kesempatan ini menyampaikan selamat kepada TP PKK dan Dekranasda Wajo yang telah memfasilitasi sehingga toko ini bisa hadir di Wajo.

Baca Juga:  Munafri Tegaskan PKS Pemkot-BPN Bukan Seremoni, Fokus Lindungi Aset dan Pembangunan Makassar

Amran Mahmud berharap dengan kehadiran toko ini, segala potensi kerajinan, baik makanan khas, camilan, dan kerajinan lainnya di seluruh Wajo bisa dijual di tempat ini.

Amran Mahmud juga sempat menyinggung pameran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dilaksanakan di Atakkae dalam rangka inovasi desa pada 2019.

Katanya, berbagai produk kerajinan ditampilkan termasuk makanan khas dan camilan dari berbagai kecamatan. Hanya, ia prihatin karena pada akhirnya tidak bisa dipasarkan dan tidak bisa bersaing.

“Saya sangat prihatin waktu itu karena barang tersebut tidak bisa dijual, paling hanya diberikan saja kepada orang karena masih perlu sentuhan,” ujarnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Tanggapi Pandangan Umum Fraksi, DPRD Wajo Gelar Paripurna Jawaban Bupati soal Perubahan APBD 2026

Sulsel

DPRD Wajo Gelar Paripurna Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Naik Rp90,9 Miliar

Sulsel

Tampil Tak Terkalahkan, Wajo Lolos ke Perdelapan Final Piala Gubernur 2026

Sulsel

BREAKING NEWS: 81 Kursi Bergeser Di Wajo, Andi Rosman: Jabatan Baru Harus Lahirkan Perubahan

Sulsel

BREAKING NEWS: Hari Ini, Peta Birokrasi Wajo Berpotensi Berubah

Sulsel

BPK Sulsel Audit Kinerja PDAM Wajo, Bupati Andi Rosman Minta Jajaran Kooperatif

Sulsel

Wujud Kepedulian Polri, Polres Wajo Bantu 12.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Maddukkelleng

Sulsel

Andi Rosman Lepas Semangat Tim Sepak Bola Wajo: Tampil Terbaik dan Jaga Fair Play