“Karena di awal pemerintahan kami, saya dan Wakil Bupati Wajo telah menandatangani sadar zakat bagi ASN, di mana kami berharap seluruh pejabat dan ASN mengeluarkan zakat profesi 2,5 persen,” ungkapnya.
Tentu, kata Amran, untuk mewujudkan hal tersebut, Baznas butuh strategi dan inovasi, bagaimana bisa menggerakkan ASN agar bisa mengeluarkan zakat profesi. Butuh kepercayaan untuk menyentuh hati pembayar zakat menunaikan kewajibannya.
“Silakan berinovasi untuk mengakselerasi gagasan itu untuk membesarkan Baznas. Kalau ini dijalankan, baik tidak ada saudara kita yang susah,” tambahnya.
Diketahui pada kesempatan itu selain pelantikan pengurus Baznas, juga dilakukan pengukuhan pengurus Badan Wakaf Perwakilan Indonesia (BWPI) Wajo oleh Ketua Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Sulsel, Muh. Alwi Nawawi.
Menutup kegiatan, Bupati Wajo didampingi Wakil Bupati Wajo, Amran, menyerahkan kendaraan operasional kepada pengurus Baznas dan tambahan modal usaha program Wajo Sejahtera.
Turut hadir dalam kesempatan ini Pj Sekda Wajo, Andi Ismirar Sentosa, Kabid Penaiszawa Kemenag Sulsel, Kaswad Sartono, Forkopimda, Ketua TP PKK Wajo, serta tamu undangan lainnya. (din)
Editor: Manaf Rachman
















