Selain banjir, ada juga daerah yang rawan titik lonsor, BPBD Kabupaten Bone baru mendapatkan laporan ada dua
titik longsor yakni di Kecamatan Ponre dan Kecamatan Tellu Limpoe.
“Kita akan koordinasi dengan Dinas PUPR untuk melakukan pembersihan dan mengevakuasi limbah longsoran
yang menutupi jalan,” ungkapnya.
Kepala BPBD Kabupaten Bone, Dray menjelaskan, meskipun terjadinya bencana banjir, namun hingga kini belum
ada laporan masyarakat tentang korban jiwa dalam peristiwa banjir dan longsor di Bone.
”BPDB Kabupaten Bone terus mengeluarkan peringatan dini potensi dampak hujan lebat untuk dampak
Banjir/Bandang yang dapat terjadi di wilayah Sulawesi Selatan dengan Status Waspada sesuai dengan ramalan
yang dikeluarkan oleh BMKG,” ujarnya. (asdar)
Editor: Ismail Asnawi
















