“Kita sudah ke lokasi jembatan yang putus, sudah dilakukan pengukuran. Rencananya akan diganti dengan jembatan permanen. Untuk sementara akan dibuatkan jembatan darurat dulu. Tim kami sementara juga melakukan pembenahan di lokasi,” ujar mantan Camat Keera ini.
Pameneri mengungkapkan ada beberapa titik kerusakan jembatan di Kecamatan Penrang, Tanasitolo, Pammana, Sabbangparu, serta Pitumpanua. Pihaknya sementara membenahi jembatan putus di Desa Padaelo, Kecamatan Penrang.
“Insyaallah setelah air surut segera kita segera lakukan pembenahan jembatan untuk memudahkan akses masyarakat. Begitupun ada beberapa tanggul yang jebol di Ujung Pero dan beberapa titik di Belawa, serta Tanasitolo,” ucapnya.
“Kita sudah komunikasikan ke pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan (BBWS PJ) dan surat permohonan yang disertai titik koordinat lokasi bencana. Tim kami juga saat ini sedang menunggu kedatangan Kepala Balai yang saat ini sedang di Soppeng. Insyaallah besok akan ada di wajo,” imbuhnya.
Untuk kerusakan jalan juga, lanjut Pameneri, timnya juga menunggu sampai air surut baru bisa dilakukan pendataan jalan yang mengalami kerusakan.
“Untuk jalan provinsi yang mengalami kerusakan akan kita laporkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel untuk dibantu perbaikan, sementara untuk jalan nasional akan kita akan minta bantuan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional untuk penanganannya,” terangnya. (syaf)
Editor: Manaf Rachman
















