Home / Sulsel

Senin, 30 Agustus 2021 - 18:17 WIB

Pasca Banjir, Dinas PUPR Wajo Turun Bergerak Benahi Infrastruktur Rusak Secara Bertahap

Dinas PUPR Wajo Mulai Benahi Secara Bertahap Infrastruktur Rusak Akibat Banjir

Dinas PUPR Wajo Mulai Benahi Secara Bertahap Infrastruktur Rusak Akibat Banjir

MEDIASINERGI.CO WAJO — Banjir yang melanda Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (28/8/2021) lalu merendam ribuan rumah dan gedung pemerintahan. Sejumlah infrastruktur juga turut mengalami kerusakan parah. Upaya pembenahan kini mulai dilakukan.

Berdasarkan hasil kunjungan Bupati Wajo, Amran Mahmud, bersama jajaran terkait, diketahui bahwa salah satu penyebab meluapnya air, khususnya di wilayah Kelurahan Maddukkelleng, Kecamatan Tempe, karena daya tampung drainase yang kurang. Meskipun memang debit air Sungai Walennae juga meningkat.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Wajo segera merespons terkait kondisi itu. Kepala Dinas PUPR Wajo, Andi Pameneri, menyampaikan sebagai langkah antisipasi, Bidang Cipta Karya akan melakukan upaya pembenahan drainase, yaitu dengan pelebaran saluran primer agar daya tampung lebih banyak.

Baca Juga:  Ketua IKA Elfrianto Apresiasi Program Unggulan Kelas Tahfidz SMAN 6 Wajo

Kemudian, lanjut Pameneri, saluran air yang melintas di Jalan R.W. Mongisidi yang hanya terbuat dari gorong-gorong akan diusulkan ke balai untuk diganti dengan duiker.

“Rencananya hari ini, kita akan bersurat ke Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) agar di Jalan R.W. Mongisidi dibuatkan duiker. Memang jalan nasional. Kami sudah koordinasikan secara lisan dengan balai kemarin,” ujar Pameneri, Senin (30/8/2021).

Baca Juga:  Mengapa Kompetensi Wartawan Harus Diuji

Pameneri juga menyebut, pascabanjir pihaknya sudah melakukan pembersihan drainase bersama dengan aparat TNI, Polri, serta Satgas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wajo dan Kecamatan Tempe.

Terkait dengan jembatan yang putus di Desa Padaelo, Kecamatan Penrang, Pameneri menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan perbaikan darurat dan kemudian segera dibuatkan jembatan permanen.

Hal ini dilakukan agar akses transportasi yang menghubungkan Desa Temmabarang dengan Desa Padaelo bisa terbuka. Apalagi jalur ini juga merupakan salah satu akses menuju ke Kecamatan Sajoanging.

Share :

Baca Juga

SOPPENG

Rangkaian HBP ke 62, Rutan Kelas IIB Watansoppeng Gelar Donor Darah

PWI

Panitia Konferprov PWI Sulsel Gelar Rapat Evaluasi Agenda Kegiatan

PINRANG

Wabup Pinrang Menerima Audiensi Unit Pelaksana Teknis KKN Unhas di Ruang Kerjanya

Sulsel

Evaluasi OPD, Munafri: Triwulan I Penentu Arah, Jangan Salah Langkah di Awal

Sulsel

Munafri – Aliyah Tekankan Sinkronisasi Perencanaan SKPD, Perkuat Kinerja Pembangunan

ENREKANG

BAZNAS Enrekang Pindah, Eks Kantor Bupati Jadi Lokasi Baru

Sulsel

Wali Kota Munafri Tolak Pengadaan Kendaraan Baru, Pilih Gunakan Randis Lama Tahun 2023

Sulsel

Dubes Finlandia dan Wali Kota Makassar Bahas Peluang Kerja Sama Multisektor