MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Meskipun di masa pandemi covid, pertumbuhan ekonomi Sulsel terus bergeliat, karena ditopang oleh produksi hasil pertanian yang memadai. Bahkan produksi pertanian pangan khususnya beras, kini sudah bisa mengirimkan ke daerah lainnya di Indonesia, termasuk ke daerah Calon Ibukota negara di Kalimantan Timur.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani mengatakan, beras Sulsel kini sudah kelebihan produksi, sehingga besar peluang untuk mengirim beras ke daerah lainnya di Indonesia.
Sulsel kini berperan sebagai tulang punggun penyedia pangan dalam negeri. Sejak beberapa tahun lalu, Sulsel memang dikenal sebagai daerah produsen beras dan lumbung pangan nasional, sehingga tak heran jika daerah Sulsel dijadikan sebagai daerah penyangga pangan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah provinsi di Indonesia.
Potensi yang dimiliki Sulsel, bukan hanya dikenal sebagai penghasil atau produsen besar terbesar di luar Jawa, tetapi Sulsel juga memiliki potensi tambang nikel serta hasil perkebunan lainnya seperti kakao, kopi dan juga produk hasil laut lainnya.
Kemajuan sektor pertanian di Sulsel bisa lebih bervariasi berkat adanya dukungan dari seorang Menteri Pertanian yang juga pernah menjadi gubernur Sulsel dua priode. Berkat kerja menteri pertanian, maka saat ini Sulsel juga mengembangkan tanaman Porang di sejumlah daerah, yang diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani di Sulsel.

















