Bukan hanya sektor pertanian, hadirnya bendungan ini juga berfungsi sebagai penyedia air baku, konservasi sumber daya air, dan pengembangan kawasan wisata.
Begitu pula Bendungan Paselloreng dan Gilireng bisa dimanfaatkan sebagai infrastruktur pengendali banjir wilayah hilir Sungai Gilireng sebesar 1.000 meter kubik per detik.
Manfaat lainnya akan mendukung pengembangan sektor perikanan air tawar dan pariwisata serta konservasi Sumber Daya Air pada kawasan green belt.
Bupati Wajo Amran Mahmud, mengaku bersyukur dengan terealisasinya pembangunan ini. Menurutnya, dampak positif untuk jangka panjang akan terasa dalam mendukung berbagai program pemerintahan.
“Insyaallah akan banyak memberi manfaat untuk Wajo dengan kehadiran Bendungan Paselloreng dan Bendung Gilireng. Kita tentu patut berterima kasih kepada pemerintah pusat, dan singergitas semua pihak atas rampungnya pembangunan ini,” kata Bupati Wajo, Dr Amran Mahmud, Rabu 8 September 2021 kemarin. (syaf)
Editor: Manaf Rachman
















